PDIP Resmi Daftarkan Y Juan Jenau Jadi Cawabup di Gerindra Mahulu

MAHAKAM ULU, Swara Kaltim – Sejak dibukanya pendaftaran bakal calon wakil bupati (bacawabup) oleh tim penjaringan Kepala Daerah/Wakil Bupati di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) pada 7 Oktober lalu. Terdapat 6 orang yang telah mengambil formulir pendaftaran bacawabup di Sekretariat DPC Partai Gerindra Mahulu di Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun.

Penjaringan bacawabup tersebut, dibuka untuk menjadi calon pendamping Bonifasius Belawan Geh SH yang diketahui sebagai calon Bupati Petahana dan calon terkuat dari partai berlambang garuda itu untuk maju sebagai calon kepala daerah yang kedua kalinya pada Pilkada serentak 2020 mendatang.

Ketua tim penjaringan Pilkada/wakil bupati dari DPC Partai Gerindra Mahulu, Novita Bulan SE,MBA mengatakan, ada 6 peserta yang sudah mengambil formulir pendaftaran bacawabup tersebut. Namun baru 2 orang yang sudah melakukan pengembalian setelah resmi mengisi formulir pendaftaran.

Dari ke 6 peserta yang telah mengambil formulir pendaftaran di DPC Partai Gerindra Mahulu, yakni 3 pendaftar dari peserta jalur parpol diantaranya DPC PDI Perjuang, DPC PKB dan DPC Golkar Mahulu. Sementara ada 3 pendaftar lainnya melalui jalur perorangan yakni Benidiktus Wisdiadi, Fredrick Bid dan Joko Purwanto.

“Siang tadi sekitar pukul 11.00 Wita, Masran Ider utusan dari DPC PDI Perjuang Mahulu, resmi mengembalikan formulir pendaftaran Y Juan Jenau sebagai bacawabup ke sekretariat DPC Gerindra Mahulu di Ujoh Bilang,” ungkap Bulan saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (16/10/2019).

Wakil Ketua Tim Penjaringan Pilkada/wakil bupati 2020, Jentra SH menerangkan, dari ke 6 peserta yang telah mengambil formulir pendaftaran, hanya ada 2 yang telah mengembalikan formulir bacawabup secara resmi. Yakni, Benidiktus Wisdiadi jalur persorangan dan Y Juan Junau selaku Ketua DPC PDI Perjuang Mahulu.

“Sementara ke empat peserta lainnya, seperti Joko Purwanto dan Fredrick Bid jalur persorangan, belum melakukan pengembalian formulir. Sedangkan Jaang dari utusan DPC PKB yang diketahui mengambil formulir pendaftaran untuk Stanislaus Liah juga belum muncul. Hal serupa dengan Partai Golkar, hingga saat ini belum ada pengembalian formulir bahkan calon yang diajukan masih silent,” beber Jentra.

Melalui teknis penjaringan, lanjut Jentra, DPC Partai Gerindra Mahulu akan melakukan verifikasi berkas bagi peserta yang telah resmi mendaftar. Adapun jadwal verifikasi dilakukan selama 2 hari sejak 18-19 Oktober mendatang. Selanjutnya akan dilakukan seleksi kelengkapan administrasi dan rapat pleno untuk nama-nama bakal calon yang nanti akan diusulkan ke DPD Provinsi Kaltim.

“DPC Partai Gerindra resmi menutup jadwal pengambilan formulir bakal calon wakil bupati mahulu pada Kamis 17 Oktober besok. Kita hanya menunggu peserta lainnya yang akan melakukan pengembalian formulir pendaftaran oleh ke 4 tokoh tersebut,” ungkap Jentra didampingi Weni SE selaku bendahara tim penjaringan tersebut.

Dari nama-nama bakal calon wakil bupati yang akan di usulkan ke DPD Provinsi Kaltim dan nantinya berpasangan dengan Bonifasius Belawan Geh SH sebagai calon tunggal dari DPC Partai Gerindra Mahulu, tetap menjadi kewenangan DPP Partai Gerindra di Jakarta.

“Kami hanya mengusulkan sejumlah nama yang memenuhi kretiria calon pendamping Bupati kita (Bonifasius Belawan Geh SH), semua keputusan ada pada DPP Gerindra pusat yang menentukan,” pungkas Weni. Hadir pula dalam kesempatan itu para anggota tim penjaringan Petrus Higang, SY Arief Melantuan, Nikolaus Boro Tulit, Martinus Henry Agung, Andarias Rappun, dan Axel.

Penulis : Alfian

Editor : Redaksi

Bagikan:

Related posts