Meski Tak Ada PDP, Mahulu Tetap Waspada Covid-19

MAHAKAM ULU, Swarakaltim.com – Hingga saaat ini Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu terus memetakan lokasi penyebaran wabah Virus Corona (COVID-19) di 5 Kecamatan se-Mahulu.

Meski belum ada yang terkonfirmasi virus tersebut, pemerintah terus menganjurkan kepada warga di 5 kecamatan wilayah itu, agar tetap waspada guna menangkal penyebaran virus pandemi ini, dengan mengedepankan social distancing maupun physical distancing.

Tak hanya itu, upaya pencegahan juga dilakukan berbagai sosialisasi kepada masyarakat dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), sebagai kunci pencegahan penularan virus corona terletak pada perilaku hidup sehat.

Perilaku hidup sehat seperti mencuci tangan, konsumsi makanan sehat, serta olahraga dan istirahat yang cukup sebenarnya sering dikampanyekan sebelum kemunculan virus corona. Hal itu diungkapkan Kepala Dinkes P2KB Mahulu, Agustinus Teguh Santoso, Senin (13/4/2020).

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang menyikapi kejadian wabah ini, mengingat COVID-19 bisa dicegah sejak dini dengan cara mengikuti anjuran pemerintah,” tutur Teguh kepada media ini.

Sementara total kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan riwayat Pulang Pergi (PP) hingga 12 April 2020, sebanyak 2.122 kasus. Terdiri dari ODP 77 kasus, PDP 0, PP 2.045 kasus, yaitu selesai pemantauan 46 dan masih dalam pemantau 31 orang.

“Ini jumlah data dari 5 PKM se-Mahulu dan Rumah Sakit Pratama GSM Mahulu di Ujoh Bilang, serta RSP Nawacita Data Dave di Long Lunuk, Kecamatan Long Pahangai,” pungkas Teguh.

Untuk diketahui, pemerintah setempat telah memperketat pengawasan gerakan orang luar di pintu masuk wilayah Mahulu, melalui akses darat dan sungai Mahakam antar perbatasan Mahulu dengan Kabupaten Kutai Barat.

Disusul Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh melayangkan Instruksi pada 27 Maret lalu, ditujukan ke seluruh Dinas, Badan, Kantor, Bagian, Camat dan Instansi Vertical di wilayah itu, dengan Nomor 188.6/3513/DINKES P2KB-TU.P/III/2020.

Dalam intruksi itu, ada 6 poin mengedepankan terkait pencegahan penyebaran wabah Virus Corona (COVID-19) diwilayah ini yang diketahui berbatasan langsung dengan wilayah Kabupaten Malinau dan Negara tetangga Serawak Malaysia.

Penulis : Alfian

Editor   : Redaksi (SK)  

Bagikan:

Related posts