Tak Ada Kapal Berlayar ke Kubar, Namun Jumlah ODP 202 Orang

Caption: Konferensi Pers tim gugus tugas dipimpin Sekda Kubar Yacob Tullur di Media Center Covid-19 Kubar, Jumat sore, (17/4/2020)

KUTAI BARAT, Swarakaltim.com – Mulai 16 April lalu tak ada pelayaran dari angkutan transportasi kapal penumpang dari Samarinda menuju Kabupaten Kutai Barat hingga rute ke Kabupaten Mahakam Ulu.

Hal itu disampaikan oleh Tim Gugus Tugas Covid-19 Kubar dalam keterangan pers ke awak media di Sendawar, yang dipimpim Sekda Kubar Yacob Tullur, Jumat (17/4/2020), sore.

“Data yang terhimpun dari sejumlah PKM di pintu masuk ke wilayah Kubar, diantaranya wilayah Kecamatan Penyinggahan hingga saat ini tidak ada penumpang maupun warga yang datang, karena tidak ada kapal berlayar,” terang Yacob Tullur.

Selain itu ia juga menyampaikan jumlah kunjungan lalu lintas manusia melalui pintu masuk di PKM Jambuq Kecamatan Bongan, per tanggal 16 April kemarin. Sebanyak 927 orang, pelaku perjalan sebanyak 100 orang, dengan jumlah kendaraan 582 unit.

Sementara perbatasan dengan Kalimantan Tengah, melalui pintu masuk PKM Dilang Puti, Kecamatan Bentian Besar sebanyak 24 orang, dengan tujuan dari Samarinda ke Kubar, Bontang-Kubar, Penajam-Kubar dan dalam daerah 15 orang.

“Saat ini kita juga telah membuka pos Covid-19 melalui pintu masuk PKM Kecamatan Long Iram dengan Kabupaten Mahulu, tercatat 295 orang dengan jumlah kendaraan roda dua 89 unit dan roda empat 51 unit, serta jumlah PP sebanyak 6 orang,” jelasnya.

Secara rinci ia juga menjelaskan infografis Codi-19 di wilayah Kubar per tanggal 17 April 2020 yakni, jumlah Orang Dalam Pemantauan sebebanyak 202 orang, selesai pemantaun 153 orang, proses pemantaun 49 orang, jumlah PDP 8 orang, OTG  22 orang, pelaku perjalanan sebanyak 2.838 orang.

“Yang terkonfirmasi positif Covid-19 tetap 1 orang dan sudah mejalani isolasi di RSUD Harapan Insan Sendawar. Sedangkan hasil rapid test ke-2 yang saat ini menjalani karantina di Paskib Dispora Kubar masih ada 11 orang dari sisa jumlah pasien yang dinyatakan negative,” pungkasnya.

Penulis : Alfian

Editor   : Redaksi (SK)

Bagikan:

Related posts