Laporan Keuangan Raih WTP, DPRD Mahulu Paripurna Raperda APBD TA 2019

Laporan Keuangan Raih WTP, DPRD Mahulu Paripurna Raperda APBD TA 2019

Caption: Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh saat menyerahkan dokumen nota pengantar Raperda tentang pertanggungjawaban pelakasanaan APBD Mahulu TA 2019 diterima Ketua DPRD Mahulu Novita Bulan, Selasa (7/7/2020)

“Bulan: Peraihan WTP Agar Laporan Keuangan Pemkab Mahulu Lebih Baik Lagi”

MAHAKAM ULU, Swarakaltim.com – DPRD Kabupaten Mahakam Ulu, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian nota pengantar Raperda tentang pertanggungjawaban pelakasanaan anggaran dan pendapatan belanja daerah APBD Mahulu Tahun Anggaran (TA) 2019.

Rapat paripurna VI masa sidang II tahun 2020 itu dipimpin Ketua DPRD Mahulu Novita Bulan, didampingi Wakil Ketua I Tiopilus Hanye dan Wakil Ketua II Martin Hat L, di ruang rapat Bappedalitbangda Mahulu, Selasa (7/7/2020).

Dalam kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh, dan membacakan langsung nota pengantar Raperda tentang pertanggungjawaban pelakasanaan anggaran dan pendapatan belanja daerah APBD Mahulu TA 2019, yang diserahkan ke Ketua DPRD Mahulu Novita Bulan.

Hadir kegiatan itu Wakil Bupati Y Juan Jenau, Pj Sekda Mahulu Stepanus Madang, serta kepala OPD setempat dan para anggota DPRD Mahulu yakni, Bo Himang, A. Kelawing Bayau, Dalmasius, Welibroldus Huvat, Weny, Geh Luhat, Videlis Takwan Kuway, Devung Paran, Kerawing Lawing, Martina Luaq, Milang Higang dan Jaang.

Pada kesempatan itu, Bupati juga memaparkan tentang pertanggungjawaban pelakasanaan anggaran dan pendapatan belanja daerah APBD Mahulu TA 2019 yang telah disampaikan ke DPRD dan telah di audit oleh BPK RI perwakilan Kaltim sejak 17 Januari hingga 17 Mei 2020.

“Laporan keuangan disusun untuk menyajikan informasi yang relevan mengenai pertanggungjawaban keuangan dan seluruh transaksi yang dilakukan oleh suatu entitas pelaporan yang telah diaudit sehingga meraih opini WTP dari BPK RI perwakilan Kaltim belum lama ini,” ungkap Boni.

Sementara Ketua DPRD Mahulu Novita Bulan menegaskan, laporan keuangan terutama digunakan untuk mengetahui nilai sumber daya ekonomi yang dimanfaatkan untuk melaksanakan kegiatan operasional pemerintahan, menilai kondisi keuangan, mengevaluasi efektivitas dan efisiensi suatu entitas pelaporan dan membantu menentukan ketaatannya terhadap peraturan perundang-undangan.

Laporan pertanggungjawaban itu merupakan kewajiban Pemkab Mahulu, sesuai aturan pemerintah tentang keuangan negara melalui pemeriksaan BPK. Kita apresiasi atas peraihan opini WTP kali ini, sehinga mejadi tolak ukur Pemkab Mahulu dalam mengelola keuangan daerah agar lebih baik lagi,” tandas Bulan.

Penulis : Alfian

Editor   : Redaksi (SK)

Bagikan:

Related posts