Ketua GPMB Gelorakan Semangat Membaca di Kunjungan Literasi MAN 2 Samarinda

SAMARINDA, Swarakaltim.com – Ketua Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) kota Samarinda Rusmadi tidak pernah bosan dalam menggelorakan semangat membaca karena diyakininya akan membawa keberhasilan seseorang, termasuk dirinya dari dulu sudah membiasakan membaca buku dan membuat resume usai membaca.

Demikian Rusmadi saat kegiatan Kunjungan Literasi Sekolah dan Madrasah bertajuk “Budayakan Literasi, Majukan Negeri” di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Samarinda, baru-baru ini dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) ke 22 dan bulan Bahasa.

“Sebagai wakil wali kota Samarinda dan juga sebagai ketua Pengurus Daerah Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) kota Samarinda. Saya hadir hari ini dalam rangka untuk terus menggelorakan semangat membaca, semangat berliterasi dalam rangka membangun negeri berkaitan dengan bulan ini bulan bahasa, dan memperingati ulang tahun GPMB ke 22,” tutur Rusmadi dalam amanatnya saat menjadi Pembina Upacara di MAN 2 Samarinda.

Dalam menggelorakan itu, Rusmadi memotivasi para siswa dengan keberhasilan negara-negara maju bahkan yang tidak memiliki kekayaan sumber daya alam tapi memiliki sumber daya manusia yang berkualitas bisa maju negaranya.

“Perlu kita garis bawahi, tidak ada negara yang maju yang penduduknya tidak cerdas. Tidak ada negara yang maju yang sumber daya manusianya tidak berkualitas. Bahkan fakta menunjukkan ada bangsa dan negara yang tidak memiliki sumber daya alam tetapi sumber daya manusianya berkualitas, mereka bisa maju. Katakan saja Jepang, Korea, Singapura. Mereka adalah negara-negara maju, miskin sumber daya alam tetapi kuat di sumber daya manusianya,” bebernya.

Dikatakannya, tidak ada negara maju kalau manusianya tidak cerdas dan tidak berkualitas. “Tantangan kita kedepan adalah bagaimana sumberdaya manusia Indonesia, khususnya anak-anak generasi saat ini di saat 100 tahun Indonesia emas menjadi pemimpin bangsa. Apa yang harus dilakukan, terutama anak-anak kita, tidak lain harus rajin membaca,” pesannya.

Disebutkan Rusmadi, dengan membaca akan membuka wawasan, bisa mempertajam hati nurani dan kejiwaan. “Literasi bukan sekedar membaca dan menulis, ketika kita membaca bagaimana kemudian bisa memahami untuk pengujian persoalan kita, pengujian menganalisa. Dan yang paling penting adalah, selesai membaca berbuah kepada keseharian di dalam kehidupan kita. Yaitu dalam bentuk kebaikan dan kemanfaatan bagi kita, keluarga, masyarakat maupun bangsa dan negara. Dengan membaca akan mengajarkan kita kritis terhadap bacaannya, dan itu menunjukkan kepekaan kita terhadap lingkungan. Inilah yang diperlukan untuk hari ini dan kedepan untuk anak-anak bisa menjadi pemimpin bangsa,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Direktur Lembaga Pendidikan dan Pelatihan GPMB Kota Samarinda Irmayanti MPd menyampaikan GPMB melakukan kunjungan di bulan Oktober di 3 sekolah, pertama SMPN 2, MAN 2 dan SMPN 35.

“Dalam kegiatan ini, GPMB mendapat dukungan buku dari Gramedia Lembuswana. Ada buku yang didonasikan oleh Gramedia kepada Taman Bacaan Masyarakat yang berkolaborasi dengan Rumah Literasi Pelita dan GPMB. Tadi ada 14 buku sebagian besar novel dan ada sedikit juga komik yang diperuntukkan siswa MAN 2 dan perpustakaannya. Semoga bermanfaat untuk lebih menggiatkan semangat membaca. Biasa novel masih jarang, yang biasanya lebih banyak buku pelajaran dan refrensi untuk ilmu pengetahuan,” ucapnya.

Seusai rangkaian upacara, Rusmadi yang didampingi pula Sekretaris GPMB Kota Samarinda Nurhikmah, kepala Kantor Kementerian Agama kota Samarinda Dr Baequni, kepala MAN 2 Samarinda Sapini MPd dan kepala Perpustakaan Baitul Hikmah MAN 2 Samarinda Rinda Cahya Mudiawati meninjau gedung perpustakaan dan pojok baca kelas.(adv-dpk kaltim/dho)

Loading