Puji:  84,6 Persen Warga Samarinda Belum Bawa Balita ke Posyandu

SAMARINDA, Swarakaltim.com – Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, dr Sri Puji Astuti mengungkapkan berdasarkan data Dinas Kesehatan Samarinda  ada sekitar 84,6 persen warga di Kota Samarinda yang belum membawa balitanya untuk mengukur tinggi dan berat badan di posyandu terdekat.

“Kami sangat mengharapkan peran orang tua agar lebih proaktif mendatangi posyandu terdekat untuk memeriksakan kesehatan anak balita secara rutin termasuk mengukur tinggi dan berat badan, sehingga kondisi kesehatan balitanya selalu terpantau,” ucap Puji belum lama ini.

Ia menyebutkan angka stunting masih belum menemui angka yang riil karena masih banyak balita yang tidak melakukan pengukuran berat dan tinggi badan di posyandu

Puji menganjurkan agar dilakukan sosialisasi secara menyeluruh di tingkat RT hingga kecamatan, guna mendorong masyarakat rutin melakukan pemeriksaan balitanya di posyandu,  sehingga cakupan data tumbuh kembang anak bisa diketahui.

“Menurunkan angka stunting di Samarinda perlu kerja sama dari RT, lurah dan camat. Mereka harus mendorong dan melakukan sosialisasi ke masyarakat tentang pentingnya pemeriksaan di posyandu,” tegas mantan dokter di RSUD IA Moeis Samarinda ini.

Ia mengharapkan angka stunting bisa rendah sesuai dengan arahan Presiden. “Kita bisa di angka 14 persen walaupun WHO bilang angka stunting di bawah 20 persen. Tapi kita inginnya di bawah 14 persen atau 12 persen,” sambungnya.

Dikatakannya Pemkot Samarinda tidak bisa berjalan sendiri namun perlu adanya dukungan atau kerjasama dari stakeholder yang ada agar penurunan angka stunting dapat dilakukan.

“Seluruh stakeholder di kota Samarinda bersama-sama, satu tekad dan tujuan menurunkan stunting. Baik pemerintah, swasta, dunia usaha dan masyarakat semuanya ikut berkontribusi,” pungkas Politisi Demokrat ini. (adv-dprdsamarinda/dho)

www.swarakaltim.com @2024