Ahmad Syahrul Sebut BSPN Kawal DPT.
SAMARINDA, Swarakaltim.com – Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) kembali melakukan Pelatihan Pelatih Saksi Daerah (PPSD) untuk disiapkan menjadi pelatih saksi TPS (Tempat Pemungutan Suara).
Dihadapan awak media, Kepala BSPN Daerah Kalimantan Timur (Kaltim) Ahmad Syahrul mengatakan bahwa belum lama ini, telah di laksanakan di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
“Pelatihan ini, telah berlangsung selama dua hari yakni mulai pada 4 hingga tanggal 5 Februari 2023, di 20 Kecamatan dengan 4 Orang perwakilannya,” lanjutnya, Jum’at (10/2/2023).
“Dan kegiatan ini merupakan tugas dalam mencetak kader pelatih saksi nantinya, yang memiliki militansi dan kapasitas yang mempuni, guna bertugas melatih saksi TPS di seluruh Kukar,” ucapnya.
“Selain itu, peserta yang mengikuti pelatihan ini rencananya akan di tugaskan juga sebagai saksi pada saat rekapitulasi penghitungan di tingkat Kecamatan atau PPK kedepannya,” ujarnya.
Ahmad Syahrul menjelaskan pula bahwa, persiapan kita sudah sangat matang dalam rangka bagaimana mengawal tahapan yang memang sudah di atur dalam PKPU Nomor 3 Tahun 2022.
“Saat ini, tahapan pemilu sudah masuk pada tahapan pemutakhiran daftar pemilih, diharapkan tahapan ini mampu terkawal oleh BSPN sampai penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT),” imbuhnya.
“Total keseluruhan peserta pada kegiatan ini, dihadiri 80 peserta dari tingkat PAC Kecamatan se-Kukar, kemudian dari unsur BSPN cabang ada 20 orang peserta,” kata Syahrul sapaan akrabnya.
Disisi lain, Kepala BSPN Cabang Kukar Arie Wardana menambahkan bahwa, persiapan ini memang intruksi langsung dari provinsi sampai tingkat kabupaten dan pihaknya bertugas mengawal setiap mekanisme tahapan.
“Dan sebelumnya telah dilakukan juga, di Samarinda, dilanjutkan gelombang kedua di Kukar,” tambahnya.
Arie mengungkapkan bahwa, Kukar sekarang menargetkan ada 100 peserta sebagai calon pelatih saksi daerah.
“Artinya, nanti distribusi dari pelatihan ini akan menjadi pelatih di setiap kecamatan, agar outputnya memberikan dampak baik untuk saksi di setiap TPS di Kecamatan,” sambungnya.
Diakui Arie, notabene pihaknya di BSPN ialah orang muda namun dengan optimis diharapkan bisa menopang ke depan lebih baik lagi.
“Apalagi Bupati dan Wakil Bupati Kukar sekarang berasal dari PDI Perjuangan,” tuturnya.
“Dan target 2024 ini, tugas BSPN adalah mengawal dan mengamankan suara yang sudah diberikan masyarakat kepada kami, Partai PDI Perjuangan,” pungkasnya. (AI)