Disdikbud Kaltim Gelar Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru Mata Pelajaran Biologi Dan Ekonomi Se-Kaltim.

SAMARINDA, Swarakaltim.com – Guna menin1gkatkan pengetahuan para guru di Kalimantan Timur (Kaltim), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltim tengah melaksanakan Pelatihan Peningkatan Kompetensi guru mata pelajaran Biologi dan Ekonomi bagi guru SMA se-Kaltim di Ballroom Hotel Mercure Jalan Mulawarman Kelurahan Pelabuhan Kecamatan Samarinda Kota, Senin (23/5/2022) tadi malam.

Dalam sambutannya, Kepala Disdikbud Provinsi Kaltim H. Anwar Sanusi melalui Kabid pembinaan ketenagaan Jasniansyah mengatakan bahwa kegiatan ini sesuai dengan pembukaan UUD 1945 Pada alenia ke-4 UUD yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa, dan kalimat ini dapat dimaknai sebaga cita-cita bangsa Indonesia untuk mendidik serta menyamaratakan pendidikan di seluruh penjuru Indonesia agar tercapai kehidupan bang sa yang cerdas.

“Tujuan pendidikan yang ada dalam UUD 1945 dimaksud di konkritkan dalam UU Nomor 20 Tahun2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (SPN) yang berfungsi untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat,” lanjutnya.

“Selain itu pula, bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga Negara yang berdemokrasi serta bertanggung jawab,” ucapnya.

“Dan untuk mencapai hal tersebut, disusunlah Visi pendidikan Indonesia melalui Permendikbud Nomor 22 Tahun 2020 tentang Rencana Strategi (Renstra) Kemendikbud Tahun 2020 hingga Tahun 2024, yaitu mewujudkan Indonesia maju berdaulat, mandiri, serta berkepribadian melalui terciptanya pelajar Pancasila,” ujarnya.

“Walaupun masa pandemi Covid-19 di daerah Kaltim telah menurun, namun Kadisdikbud Provinsi Kaltim mengingatkan agar tetap harus waspada walaupun dari pihak ketetapan pemerintah sudah melonggarkan untuk penggunaan masker, namun kita tetap mengedepankan protokol kesehatan,” katanya.

“Satu pekan terakhir, kembali di kejutkan dengan adanya virus baru, yaitu virus hendra yang merebak di Australia dan yang di serang bagian pernafasan juga serta virus cacar monyet dan per hari ini sudah merebak di 12 negara,” urainya.

Kadisdikbud Kaltim H. Anwar Sanusi melalui Kabid pembinaan ketenagaan Jasniansyah menyebutkan bahwa selama Covid-19 ini, telah memberikan dampak yang luar biasa pada aspek kehidupan terutama di dunia pendidikan, baik yang positif dan yang negatif.

“Dampak negatifnya yakni mengalami yang namanya Learning Loss (ketinggalan pembelajaran) dan Learning Gap (kesenjangan pembelajaran),” imbuhnya.

“Dan banyak fenomena yang melatar belakangi mengapa kegiatan pembelajaran jarak jauh (PJJ) menjadi rendah, yakni Kaget, ketersediaan jaringan internet, sapras, kemampuan guru dan siswa,” jelasnya.

“Dampaknya siswa mengalami penurunan kemampuan, ketidaktercapaian pembelajaran atau tidak tuntas, perkembangan emosi dan kesehatan psikologi akan terganggu serta rentan menimbulkan putus sekola,” paparnya.

“Atas dasar inilah, maka kegiatan pengembangan Kompetensi ini di laksanakan dan diharapkan bisa berinteraksi dengan guru yang lainnnya serta bisa berdiskusi dan sharing knowledge, selain itu pula bisa berinteraksi dengan narasumber, sekaligus bisa menyampaikan permasalahan dan menerima hal yang baru terkait pembelajaran di abad 21 dan revolusi industry, serta menerima dan memahami isu kurikulum merdeka,” terangnya.

Di akhir sambutannya Kadisdikbud Kaltim H, Anwar Sanusi melalui Kabid pembinaan ketenagaan Jasniansyah turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para nasumber yang telah bersedia meluangkan waktunya dalam mengisi materi sampai lima hari kedepan.

“Dan kepada para peserta pelatihan selamat mengikuti pelatihan ini dengan serius tapi santai agar tidak mudah stress dan enak diajak berdiskusi, serta senantiasa berpikir positif sehingga menumbuhkan respek dari yang lain,” pungkasnya. (Adv/AI)

www.swarakaltim.com @2024