Kabut Asap Kembali Terjadi, Komisi I Himbau Sekolah Kembali Berlakukan Penggunaan Masker

Foto Wakil Ketua Komisi I DPRD Berau Rudi P Mangunsong

TANJUNG REDEB, swarakaltim.com – Terulang kembali kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Berau beberapa hari belakangan ini. hal itu menjadi perhatian Komisi I DPRD Bumi Batiwakkal selaku yang membidangi pendidikan. Sehingga menghimbau kalau berkepanjangan, sekolah kembali berlakukan penggunaan masker pada anak didik yang sedang bersekolah.
Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Komisi I DPRD Berau, Rudi P Mangunsong saat dimintai tanggapan dikantornya Jl Gatot Subroto Kecamatan Tanjung Redeb baru baru ini. “Kami juga meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait bisa memfasilitasi. Karena kabut asap ini termasuk bagian dari bencana, maka diharapkan peran aktif OPD untuk memberikan masker buat anak sekolah sebagai celah sosialisasi,” ungkapnya.
Masih menurut Dewan asal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) itu, dampak dari kabut asap yang saat ini sedang terjadi di Kabupaten Berau, sangat berpengaruh pada sistem kesehatan manusia. “Apalagi ini menyangkut pernapasan kesehatan anak-anak yang sedang sekolah, saya mengimbau bagi pelajar tetap gunakan masker dan dukungan penuh pengawasan orangtua untuk kebaikan anak anak kita,” tutur Rudi lagi.
Apabila musibah ini kian darurat, pihaknya sangat mendukung jika diterapkannya metode pembelajaran dari rumah atau Work From Home (WFH). “Apabila nantinya dilakukan WFH, tentu sangat kami dukung. Sebab, kita harus waspada ISPA itu sangat berbahaya. Karena beberapa hari lalu saya perhatikan juga kabut di Berau pekat sekali. Jadi alangkah baiknya mengantisipasi sebelum terserang sakit akibat kondisi alam yang rentan menyerang pernapasan ini,” ujar beliau.
Dirinya pun menghimbau kepada OPD terkait untuk senantiasa melakukan pengecekan kadar kepekatan udara. Untuk segera lakukan penanganan kabut asap di Kabupaten Berau. “Segera lakukan progres kadar kepekatan udara. Jangan anggap remeh bencana berupa kabut asap ini. Kita ketahui bersama ruang rawat RSUD Abdul Rifai keterbatasan ruang rawat inap. Jadi mari bersama kita antisipasi sejak dini,” pungkasnya mengakhiri. (Adv/Nht/Asti).

www.swarakaltim.com @2024