TekanTingkat Kebocoran, PTMB Berkomitmen Memperbaiki Jaringan Pipa

BALIKPAPAN,Swarakaltim.com.                      Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) Balikpapan akan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Balikpapan.Salah satunya,program perbaikan jaringan perpipaan akan terus dilanjutkan sepanjang tahun 2026.

Menurut Direktur Utama PTMB, Yudi Saharuddin, guna menekan tingkat kebocoran sekaligus meningkatkan kapasitas produksi air bersih bagi masyarakat Kota Balikpapan. Pada tahun 2026, akan dilakukan perbaikan jaringan pipa.
“Program perbaikan jaringan perpipaan di tahun 2026 akan terus kita lanjutkan. Sampai saat ini kami terus melakukan perbaikan karena kita ingin meminimalisir tingkat kebocoran,” kata Yudhi belum lama ini.

Yudhi mengaku, peningkatan produksi air juga terus dilakukan seiring dengan bertambahnya jumlah sambungan baru. Menurutnya, pada tahun ini sudah terdapat lebih dari 10.000 sambungan di sejumlah area yang debit airnya dinilai mencukupi untuk dilakukan penambahan.
“Produksi saat ini sudah meningkat. Tahun ini sudah ada lebih dari 10.000 sambungan baru, terutama di area-area yang debit airnya kita anggap cukup maksimal untuk kita tambah,”katanya.

Yudhi menjelaskan, pihaknya juga akan melakulan optimalisasi distribusi di wilayah Balikpapan Barat dan Utara.
“Untuk wilayah Balikpapan Barat dan Utara yang saat ini masih agak kurang, itu yang kita maksimalkan. Ada penambahan optimalisasi di wilayah utara, termasuk perubahan peta jaringan. Nantinya Balikpapan Barat akan disuplai dari Kilometer 8, dan Kilometer 8 akan mengambil dari Kilometer 12,”ujarnya.

Yudhi menambahkan, perbaikan di sejumlah titik distribusi diantaranya wilayah Grand City, Agung Tunggal, Patok Merah, hingga Batu Arang menjadi lokasi pengerjaan perbaikan dan pergantian pipa.
“Di wilayah Grand City dan Agung Tunggal kita lakukan perbaikan beberapa pipa distribusi. Di Patok Merah sudah dikerjakan. Pergantian pipa di Batu Arang juga sudah dilakukan karena di sana cukup banyak kebocoran,” katanya.

Yudhi menambahkan, pihaknya kini fokus utama perbaikan tahun ini berada di Balikpapan Barat dan Balikpapan Utara. Hal itu berkaitan dengan beban suplai dari IPAM Kampung Damai yang selama ini menopang distribusi di kawasan tersebut.
“Balikpapan Barat itu bebannya di IPAM Kampung Damai. Jadi kalau wilayah Balikpapan Barat dan Utara bisa kita selesaikan, maka IPAM Damai akan aman,”tegasnya.(*/pr)

www.swarakaltim.com @2024