BALIKPAPAN,Swarakaltim.com. Layanan Bus Balikpapan City Trans (Bacitra) kini resmi melayani penjemputan penumpang di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan. Peluncuran layanan tersebut menjadi peningkatan penting, dalam sistem transportasi publik di Kota Balikpapan.
Kepala Dinas Perhubungan Balikpapan, Muhammad Fadli Fathurrahman, mengatakan layanan ini sebenarnya sudah lama dinantikan masyarakat. Sebelumnya, bus Bacitra yang masuk ke area bandara hanya melayani penurunan penumpang (drop off) tanpa dapat melakukan penjemputan.
“Kita melihat Bacitra ketika masuk ke bandara hanya melakukan drop off saja dan tidak melakukan pick up. Alhamdulillah di bulan suci Ramadan ini kita bisa melakukan launching peningkatan layanan tersebut, sehingga memudahkan masyarakat,” ujarnya, pada Rabu,11 Maret 2026.
Menurut Fadli, tingginya minat masyarakat terhadap layanan Bacitra menjadi salah satu alasan pemerintah kota terus melakukan peningkatan layanan transportasi publik.
“Peningkatan layanan terus dilakukan. Animo masyarakat menggunakan Bacitra sampai hari ini sangat tinggi. Bacitra memiliki tempat tersendiri bagi masyarakat pengguna transportasi publik di Balikpapan,” katanya.
Ia menambahkan, pengembangan layanan transportasi publik juga sejalan dengan visi pemerintah kota, untuk mendorong masyarakat beralih dari penggunaan kendaraan pribadi ke moda transportasi umum.
Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai strategi dan sistem transportasi yang dirancang secara terpadu, agar mobilitas masyarakat semakin efisien dan nyaman.
Selain itu, Balikpapan memiliki peran strategis sebagai kota penyangga bagi Ibu Kota Nusantara. Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di kawasan tersebut, konektivitas transportasi menjadi aspek yang sangat penting.
Kehadiran Bacitra di bandara serta rencana pengembangan layanan antarmoda yang menghubungkan Balikpapan, dengan kawasan IKN dinilai menjadi langkah strategis dalam membangun sistem transportasi perkotaan yang terintegrasi.
Pemerintah juga menyiapkan zona khusus pick up dan drop off di bandara guna meningkatkan keteraturan, keamanan, serta kenyamanan transportasi publik yang lebih modern.
Fasilitas tersebut diharapkan tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga dapat meningkatkan minat wisatawan untuk berkunjung ke Balikpapan.
Pemerintah Kota Balikpapan juga menyatakan dukungan penuh terhadap upaya pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dalam meningkatkan konektivitas dan integrasi transportasi antarmoda.
Menurut Fadli, integrasi transportasi akan mempermudah akses masyarakat sekaligus meningkatkan efisiensi pergerakan orang dan barang yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, operator transportasi, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat dalam membangun sistem transportasi perkotaan yang berkelanjutan.
“Berharap layanan ini memberikan manfaat bagi masyarakat dan semakin menguatkan peran Balikpapan sebagai kota penyangga IKN yang modern dan terkoneksi,” ujarnya.(adv-Dfbpp)