BALIKPAPAN,Swarakaltim.com. Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) meminta maaf kepada pelanggan Balikpapan khususnya di kawasan layanan IPA Kampung Damai.Hal ini dikarenakan distribusi air bersih di wilayah Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kampung Damai mengalami gangguan akibat kendala teknis pada sistem transmisi air baku.
Menurut Direktur Utama PTMB, Yudhi Saharuddin, adapun gangguan terjadi pada jalur transmisi yang mengalirkan air baku menuju IPA Kampung Damai di kawasan Kilometer 9. Kondisi medan yang sulit menjadi salah satu faktor utama lambatnya proses penanganan.
“Memang saat ini ada gangguan pada pipa transmisi air baku menuju IPA Kampung Damai. Medan di lokasi cukup berat, tanahnya padat, berlumpur, dan aksesnya terbatas, sehingga menyulitkan proses perbaikan,” ujar Yudhi dalam tinjauannya ke lokasi kerusakan pipa, Sabtu (11/4/2026).
Yudhi mengaku, tim teknis di lapangan terus berupaya maksimal dengan mengerahkan peralatan yang tersedia. Namun, kondisi jalan yang becek akibat hujan membuat alat berat berukuran kecil tidak mampu menjangkau titik kerusakan.
“Alat yang lebih kecil tidak cukup kuat untuk melewati medan yang licin dan berlumpur. Saat ini kami sedang mendatangkan alat berat tambahan dengan kapasitas lebih besar untuk mempercepat proses perbaikan,” katanya.
Sementara itu, petugas lapangan mengungkapkan bahwa kondisi geografis di lokasi perbaikan cukup ekstrem. Selain tanah berlumpur, area tersebut juga rawan longsor dan tergenang air dari parit di sekitarnya.
“Medannya berat, tanahnya lumpur dan sering longsor. Air dari parit juga masuk ke area kerja. Jarak dari jalan raya cukup jauh, jadi kami harus berjalan kaki untuk mencapai titik pipa yang bocor,” ujar salah satu pekerja di lokasi.
Gangguan ini berdampak pada menurunnya distribusi air hingga penghentian sementara aliran di beberapa wilayah layanan. PTMB mengimbau masyarakat untuk melakukan penghematan penggunaan air selama proses perbaikan berlangsung.
Sebagai langkah antisipasi, PTMB juga menyiapkan distribusi air bersih melalui mobil tangki ke wilayah-wilayah terdampak, terutama untuk kebutuhan mendesak seperti fasilitas umum dan layanan kesehatan.
Yudhi menegaskan pihaknya berkomitmen untuk segera menyelesaikan perbaikan agar layanan air bersih dapat kembali normal.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Tim kami bekerja maksimal di lapangan, dan kami targetkan perbaikan selesai secepat mungkin,” ujarnya.
Hingga saat ini, PTMB masih terus melakukan pemantauan dan koordinasi intensif untuk memastikan percepatan penanganan gangguan tersebut. (*/pr)