Nasib Nahas Warga Datah Bilang Ilir, Belum Ditemukan Akibat Karam di Riam Muring

Caption: Ilustrasi tampak warga sekitar sedang melewati Riam Miring di Sungai Ratah, yang berada di kawasan Kampung Long Gelawang, Kecamatan Laham, Mahulu.

MAHAKAM ULU, Swarakaltim.com – Nasip nahas menimpa warga RT 05 Kampung Datah Bilang Ilir, Kecamatan Long Hubung, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), pada Sabtu (12/2/2022).

Nanasip nahas itu menimpa sebuah perahu ces dengan empat orang penumpang dan 1 orang motoris, tenggelam dan hilang di perairan anak sungai mahakam tepat di Riam Muring, wilayah Kampung Long Gelawan, Kecamatan Laham, Kabupaten Mahulu, sekira pukul 5.00 Wita.

Akibat musibah itu, 4 orang berhasil selamat, yakni Fajar Wijaya laki laki (19), Salim (25), Moge (25) Rustam (48). Sedangkan Sinah (46) dinyatakan tenggelam dan hingga kini belum ditemukan.

Keberangkatan anggota Polsek Long Hubung dan warga Kampung Datah Bilang, menuju lokasi tempat kejadian dengan proses pencarian korban tenggelam yang belum ditemukan, Minggu (13/2/2022)

Kapolsek Long Hubung Iptu Deky Jonatan Sasiang, mengatakan pihaknya mulai melakukan proses pencarian korban dilakukan sejak sore kamarin, namun hasilnya nihil. Sehingga pagi hari ini dilanjutkan pecarian korban di lokasi kejadian.

“Korban yang hilang belum ditemukan bernama Sinah (46) seorang ibu rumah tangga kelahiran 02 Juli 1976 warga RT 05 Datah Bilang Ilir . Hari ini kita lanjut pencarian bersama warga dan anggota Polsek Long Hubung. Selanjutnya akan kami informasikan lagi terkait pencairan korban di TKP,” ungkap Kapolsek saat dikonfirmasi, Swarakaltim.com, Minggu (13/2/2022).

Iptu Deky menambahkan, titik-titik yang dicurigai sampai saat ini belum didapatkan, karena kondisi terakhir korban berada di tengah sungai. Ditambah arus yang kencang sehingga menghambat proses percarian.

“Kronologis singkat kejadian, pada saat mudik melewati Riam Muring di sungai ratah terjadi trebel atau mesin Yamaha MZ 12 HP yang digunakan bermasalah, sehingga perahu tidak bisa naik akibat air deras. Sehingga terjadi karam dan hingga pada saat ini korban belum ditemukan,” tambah Deky.

Dikonfirmasi terpisah, salah seorang kerabat dekat korban, bernama Nopol Minan mengatakan, korban bersama 4 orang yang selamat berangkat dari Kampung Datah Bilang Ilir hendak menuju wilayah Kampung Yaribungan, dengan alasan mencari ikan.

“Korban berangkat bersama 4 orang korban yang selamat hendak menuju Kampung Nyaribungan. Didalam perahu ces/ketinting itu, juga ditemani putranya yang bernama Salim. Namun nasip berkehendak lain, sehingga perahu mereka karam di Riam Muring itu,” jelas Nopol mantan Petinggi Kampung Nyaribungan ini.

Untuk diketahui, setelah kejadian nahas tersebut. Selanjutnya para  korban yang selamat, memberitahu warga dan kerebata korban sekitar kampung terdekat, untuk membantu pencarian korban. Kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian Polsek Long Hubung.

“Untuk jarak penyisiran mencari korban yang hilang, hari ini petugas dan warga Kecamatan Long Hubung dan Laham turun ke lokasi kejadian, dengan menerjunkan puluhan unit Speedbout serta mesin ces ketinting. Pencarian hari ini akan diperluas sejauh 5 hingga 8 kilometer ke arah hilir,” pungkas Nopol.

Penulis : Alfian

Editor   : Redaksi

www.swarakaltim.com @2024