Agusriansyah Ridwan Sebut CSR Berpotensi Dukung Peningkatan PAD Kaltim

SAMARINDA, Swarakaltim.com – Potensi Corporate Social Responsibility (CSR) dinilai dapat berkontribusi dalam mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kalimantan Timur melalui penguatan ekonomi lokal dan penciptaan efek berganda di masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Pansus Pengelolaan CSR DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda).

Ia menjelaskan, DPRD Kaltim telah mengajukan sejumlah rancangan peraturan daerah dalam Program Pembentukan Perda (Propemperda) 2026. Regulasi yang diusulkan mencakup pengelolaan sungai yang berada di bawah kewenangan provinsi, pendapatan lain yang sah, hingga sektor galian C.

“Semua ini merupakan bagian penting untuk menghadirkan payung hukum yang kuat sebagai dasar peningkatan PAD dan penguatan APBD ke depan,” katanya, Jumat (2/1/2026).

Menurut Agusriansyah, selain pembenahan regulasi, sektor pariwisata juga menjadi salah satu potensi yang dapat dikembangkan karena memiliki dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia menilai, pengembangan pariwisata akan berjalan efektif jika dibarengi dengan penguatan UMKM dan dukungan terhadap wilayah-wilayah penyangga kegiatan ekonomi masyarakat.

“Kalau UMKM didorong dengan baik, maka kesejahteraan masyarakat dan perputaran ekonomi akan berjalan lebih optimal,” ujarnya.

Lebih lanjut, Agusriansyah menyebut pemerintah provinsi memiliki peran strategis dalam sektor-sektor yang menjadi kewenangannya, terutama dalam upaya meningkatkan PAD dari sisi retribusi.

DPRD Kaltim, kata dia, juga berencana melakukan peninjauan ulang terhadap sejumlah perda retribusi pada 2026 agar lebih relevan dengan kondisi dan kebutuhan daerah.

Ia menambahkan, evaluasi terhadap perda CSR juga menjadi bagian dari upaya mendorong pemanfaatan dana CSR secara lebih produktif.

“Jika dana CSR diarahkan untuk peningkatan UMKM, kepemudaan, dan kegiatan produktif lainnya, maka akan muncul perputaran ekonomi yang memberi efek ganda bagi pembangunan daerah,” pungkas Agusriansyah.(DHV)

www.swarakaltim.com @2024