Dukung Swasembada Pangan, Pemkab dan Polres Gelar Panen dan Tanam Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026

TANJUNG REDEB, swarakaltim.com – Bersama dengan jajaran Polres Berau, Wakil Bupati Berau, Gamalis, menghadiri kegiatan Panen Raya Serentak Kuartal I dan Penanaman Jagung Serentak Kuartal I yang dilaksanakan oleh Polres Berau di lahan kebun jagung binaan Polres Berau, tepatnya di lahan PT 198 Kampung Tasuk, Kecamatan Gunung Tabur, Kamis (8/1/2026).

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor antara Polri, Kementerian Pertanian, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Perum Perhutani, Inhutani, serta dukungan dari sektor swasta dan para petani. Sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung Program Swasembada Pangan Nasional, khususnya pengembangan komoditas jagung.

Wakil Bupati Berau Gamalis menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan panen raya tersebut. “Keterlibatan Pemerintah Daerah merupakan bentuk dukungan nyata terhadap upaya peningkatan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani, “terang Wabup.

Sementara itu Kapolres Berau yang diwakili Kabag SDM Polres Berau Kompol Herman menyampaikan bahwa kegiatan panen dan tanam jagung ini merupakan bentuk nyata sinergi lintas sektor dalam mendukung swasembada pangan sebagaimana instruksi pemerintah pusat.

“Alhamdulillah hari ini kita dapat bersama-sama mengikuti kegiatan pemanenan jagung serentak Kuartal I Tahun 2026. Kami mengucapkan terima kasih kepada manajemen PT. SSD yang telah berkomitmen mendukung program swasembada pangan melalui penanaman jagung,” ujar Kompol Herman.

Ia juga menyarankan agar pihak perusahaan dapat melakukan studi banding ke wilayah lain guna meningkatkan hasil produksi jagung. “Kami menyarankan apabila ingin mendapatkan hasil yang lebih maksimal, manajemen PT. SSD dapat melakukan studi banding ke PT. Jabontara Eka Karsa. Selain itu, kami juga berharap dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Berau agar program ini dapat membawa nama baik daerah melalui hasil produksi jagung,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut dilakukan pemanenan jagung seluas 2 hektare yang diperkirakan menghasilkan sekitar 1 ton jagung setelah melalui proses pemipilan dan pengeringan. Proses pemanenan diperkirakan berlangsung selama tiga hari. Selain itu, dilakukan pula penanaman jagung baru pada lahan seluas 2 hektare yang saat ini masih dalam tahap penanaman dengan estimasi waktu tiga hari. (Nht/*).

www.swarakaltim.com @2024