Tembus Pasar Internasional, Kerajinan Kriya Berau Turut Ramaikan Inacraft 2026

TANJUNG REDEB, swarakaltim.com – Dewan Kerajinan Tangan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Berau terus berkomitmen mengembangkan dan mendukung program nasional berbasis kerajinan lokal. Salah satunya Dekranasda Berau juga turut menghadiri Inacraf 2026 beberapa waktu lalu di Jakarta.

Menurut penjelasan ketua Dekranasda Berau Edy Suswanto, saat ini Berau memiliki dua pengrajin perempuan yakni Yustina Dau, pengrajin dari Suku Dayak yang dikenal mengolah pakaian tradisional berbahan kulit pohon dan Tina, sebagai pengrajin lukis dengan motif khas Berau yang mengangkat kekayaan alam dan budaya lokal pada media tas, baju, topi hingga syal.

“Berdasarkan data BPS periode Januari – November 2025, ekspor ekonomi kreatif didominasi fesyen dengan nilai USD 16,37 miliar dan disusul kriya sebesar USD 12,03 miliar. Jalur ini bisa menjadi ruang strategis untuk memperkenalkan kekayaan kriya daerah kepada pasar nasional dan internasional, “terang Edy.

Melalui Dekranasda Kabupaten, Edy sangat berharap agar seluruh anggota didaerah semakin kreatif dan inovatif dalam menggali dan mengembangkan potensi didaerah dengan tetap mengusung kearifan lokal dan budaya daerah.

“Kami berharap keikutsertaan dalam Inacraft 2026 dapat memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat. Akses terhadap pasar yang lebih luas dinilai menjadi kunci agar produk kriya lokal tidak hanya dikenal, tetapi juga mampu bersaing secara berkelanjutan. Sebab jika peluang terbuka, maka pelakunya pasti akan semakin semangat dna kreatif,” tandasnya. (Nht/Prokopim)

www.swarakaltim.com @2024