Efisiensi Anggaran, Bupati Tekankan Reformasi Serapannya

TANJUNG REDEB, Swarakaltim.com – Sabtu (7/2/2026) Bupati Kabupaten Berau, Sri Juniarsih Mas secara resmi membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Sambaliung Tahun 2026 yang digelar di Halaman Kantor Kecamatan Sambaliung. Kegiatan tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, kecamatan, kampung, serta perwakilan lintas sektor sebagai bagian dari penyusunan arah pembangunan di tengah kebijakan efisiensi anggaran nasional.

Dalam sambutannya, Petinggi di Bumi Batiwakkal tersebut menyoroti dampak signifikan pemotongan anggaran secara nasional yang turut dirasakan pemerintah daerah hingga ke tingkat kampung. Penurunan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) serta kebijakan efisiensi fiskal dinilai menjadi tantangan serius yang menuntut perubahan pola kerja, khususnya dalam perencanaan dan penyerapan anggaran.

Sri Juniarsih Mas menegaskan, pemerintah daerah tidak lagi memiliki ruang untuk bekerja dengan pola lama yang cenderung menumpuk realisasi anggaran di akhir tahun. Ia meminta agar seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan pemerintah kampung melakukan reformasi dalam sistem penyerapan anggaran dengan evaluasi berkala setiap tiga bulan.

“Ke depan, penyerapan anggaran harus kita evaluasi per tiga bulan. Jangan sampai di akhir tahun kita terburu-buru karena keterlambatan laporan dan perencanaan,” tegas orang nomor satu di Kota Sanggam tersebut.

Beliau menjelaskan, kondisi keuangan daerah saat ini memaksa seluruh pemangku kepentingan untuk lebih disiplin, efisien, dan tepat sasaran dalam menyusun program pembangunan. Menurutnya, Musrenbang menjadi forum strategis untuk menyelaraskan kebutuhan masyarakat dengan kemampuan keuangan daerah yang semakin terbatas.

Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa efisiensi anggaran bukan berarti menghentikan pembangunan, melainkan mengubah cara berpikir dan cara bekerja agar setiap rupiah anggaran benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia mengingatkan agar program yang diusulkan tidak sekadar bersifat seremonial, namun berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Di tengah keterbatasan anggaran ini, kita dituntut untuk lebih cermat menentukan prioritas. Anggaran harus dimanfaatkan secara efektif, efisien, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Dengan dibukanya Musrenbang Kecamatan Sambaliung Tahun 2026, Sri Juniarsih Mas berharap terbangun komitmen bersama antara pemerintah daerah, kecamatan, dan kampung dalam mewujudkan perencanaan pembangunan yang realistis, terukur, serta selaras dengan kondisi fiskal daerah, demi menjaga kesinambungan pembangunan Kabupaten Berau ke depan. (Nht/Bin)

www.swarakaltim.com @2024