DPRD Berau Dorong Inovasi Daerah di Tengah Efisiensi Anggaran

TANJUNG REDEB, Swarakaltim.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau, Rahman, menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran yang tengah diterapkan Pemerintah daerah tidak boleh dimaknai sebagai hambatan dalam pembangunan. Menurutnya, kondisi tersebut justru harus dijadikan momentum untuk melahirkan inovasi dan terobosan baru dalam tata kelola pembangunan daerah di Bumi Batiwakkal.

Rahman menyampaikan bahwa Kota Sanggam (julukan Berau) memiliki potensi besar yang dapat terus dikembangkan meskipun di tengah keterbatasan anggaran. Ia menilai, kekuatan Berau tidak hanya terletak pada sumber daya alam (SDA), tetapi juga pada sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki.

“Kita ini daerah yang kaya potensi. Kalau dikelola dengan pola pikir yang tepat dan inovatif, efisiensi anggaran bukan masalah besar,” ujarnya di Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Teluk Bayur, Sabtu (7/2/2026) lalu.

Ia membandingkan kondisi Berau dengan sejumlah daerah lain di Indonesia yang minim SDA, namun mampu berkembang pesat karena berani melakukan inovasi. Menurutnya, daerah-daerah tersebut mampu memaksimalkan potensi yang ada dengan perencanaan yang matang dan keberanian mengambil langkah-langkah baru.

“Banyak daerah yang tidak punya tambang, tidak punya SDA besar, tapi mereka bisa maju karena inovasi,” kata Wakil Rakyat yang juga merupakan Anggota Komisi III lembaga legeslatif Bumi Batiwakkal tersebut.

Lebih lanjut, Rahman menekankan bahwa efisiensi anggaran harus dimaknai sebagai upaya penataan ulang prioritas pembangunan agar lebih tepat sasaran. Program-program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat harus tetap menjadi fokus utama. Ia menilai, inovasi tidak selalu membutuhkan anggaran besar, melainkan cara berpikir yang kreatif dan keberanian untuk keluar dari pola lama.

“Kadang bukan soal besar kecilnya anggaran, tapi bagaimana ide itu dijalankan dengan cerdas dan tepat,” jelas Dewan yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) itu.

Rahman juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Pemerintah daerah, DPRD, hingga masyarakat, untuk bersama-sama mencari solusi kreatif di tengah keterbatasan anggaran. Menurutnya, kolaborasi dan partisipasi semua pihak sangat dibutuhkan agar pembangunan tetap berjalan secara berkelanjutan.

“Kalau semua bergerak bersama, keterbatasan anggaran justru bisa menjadi kekuatan,” ungkap Legislator asal PKS telah bertahan beberapa periode menjadi Anggota DPRD Kota Sanggam.

Ia menegaskan bahwa Legislatif akan terus mendorong lahirnya kebijakan-kebijakan yang adaptif, inovatif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat. Rahman berharap, melalui semangat inovasi tersebut, pembangunan di Kabupaten Berau tetap berjalan dan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Tujuan akhirnya tetap sama, bagaimana masyarakat Berau bisa merasakan manfaat pembangunan secara langsung,” pungkasnya mengakhiri. (Adv/Nht/Sof)

www.swarakaltim.com @2024