Antisipasi Kebakaran Saat Ramadan, Samarinda Operasikan 11 Posko Siaga

SAMARINDA, Swarakaltim.com – Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan mengoperasikan 11 posko kebakaran yang bersiaga selama 24 jam guna menghadapi peningkatan aktivitas masyarakat selama Ramadan.

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Disdamkarmat Samarinda Akhmad Suprianto mengatakan, langkah ini diambil untuk mempercepat penanganan kebakaran yang umumnya dipicu aktivitas memasak serta penggunaan alat listrik di rumah.

“Seluruh posko beroperasi tanpa henti untuk mengantisipasi potensi kebakaran, terutama yang dipicu meningkatnya aktivitas memasak,” ujarnya.

Ia menjelaskan, setiap pos dijaga oleh tiga regu petugas secara bergiliran sehingga kesiapsiagaan tetap terjaga sepanjang waktu. Penempatan posko dilakukan di sejumlah titik strategis agar waktu respons bisa lebih cepat.

Berdasarkan catatan Disdamkarmat, jumlah kasus kebakaran selama Ramadan menunjukkan tren menurun. Pada 2024 tercatat 23 kejadian, sementara pada Ramadan 2025 berkurang menjadi 18 kasus.

Meski angka menurun, Suprianto menilai kewaspadaan harus tetap tinggi. Faktor korsleting listrik dan kelalaian penggunaan kompor gas masih menjadi penyebab paling dominan kebakaran di wilayah Samarinda.

Sebagai langkah mitigasi, masyarakat didorong memiliki APAR untuk penanganan dini. Senior Sukarelawan Kebakaran Samarinda Teguh Setia Wardana mengingatkan agar warga tidak mengabaikan kondisi instalasi listrik yang sudah tua.

“Lebih baik berinvestasi pada alat pemadam portabel daripada harus menanggung kerugian besar akibat kebakaran,” tegasnya.

Disdamkarmat juga mengimbau masyarakat memastikan peralatan listrik dan kompor dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah untuk salat Tarawih maupun beristirahat malam.(DHV)

www.swarakaltim.com @2024