Pasar Ramadan GOR Segiri Kembali Hidupkan Tradisi Tahunan Warga Samarinda

SAMARINDA, Swarakaltim.com – Kawasan GOR Segiri kembali dipadati warga saat Ramadan 1447 Hijriah. Area yang biasanya menjadi pusat kegiatan olahraga itu berubah menjadi ruang pertemuan masyarakat melalui gelaran Wisata Belanja Ramadan 2026.

Bagi Kota Samarinda, Pasar Ramadan di GOR Segiri bukan sekadar agenda tahunan. Keberadaannya telah menjadi bagian dari identitas Ramadan warga Tepian yang selalu dinanti setiap tahun.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyebut pasar tersebut memiliki makna historis dan emosional yang kuat bagi masyarakat. Ia menilai tradisi ini sudah melekat dalam kehidupan sosial warga.

“Tidak berlebihan kalau saya katakan, Ramadan di Samarinda tanpa Pasar Ramadan di GOR Segiri itu rasanya tidak lengkap. Ini sudah menjadi cerita yang tidak bisa lagi dihapus, di-delay, apalagi dikaburkan,” ujarnya.

Menurutnya, pelaksanaan tahun ini terasa berbeda karena didukung kondisi kawasan yang lebih tertata setelah revitalisasi GOR Segiri rampung pada 2025.

“Pasar Ramadan tahun ini dibuka setelah kegiatan fisik di lingkungan GOR Segiri selesai. Sekarang areanya lebih nyaman, variasinya lebih banyak, dan yang paling utama, ini menjadi sarana silaturahmi kita di bulan yang penuh barokah,” tambahnya.

Di tengah suasana yang cair, Andi Harun bahkan mengingatkan agar suasana tetap santai dan tidak terlalu kaku.

“Acaranya tidak usah terlalu formal, yang penting kita bisa bersilaturahmi,” katanya.

Selain menjadi penggerak ekonomi pelaku UMKM, pasar ini juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi sistem pembayaran digital. Pemerintah Kota bekerja sama dengan Bank Indonesia dan sejumlah perbankan untuk mendorong penggunaan transaksi non-tunai.

“Kita jadikan momentum ini sebagai sarana edukasi implementasi digital payment. Agar warga Samarinda tidak gugup menghadapi transformasi global yang begitu cepat. Kita ingin masyarakat masuk ke dalam sistem itu dengan cerdas,” tegasnya.

Meski penggunaan uang tunai masih cukup dominan, pemerintah optimistis perubahan pola transaksi akan berlangsung bertahap menuju sistem yang lebih efisien dan transparan.(DHV)

www.swarakaltim.com @2024