Telah Terjadi Insiden, DPRD Minta Jembatan Pulau Besing Masuk Prioritas Perbaikan

TANJUNG REDEB, Swarakaltim.com – Kondisi jembatan yang menghubungkan Kampung Merancang menuju Kampung Pulau Besing, Kecamatan Gunung Tabur kontruksinya saat ini mengalami perubahan akibat sungainya tergerus abrasi. Sehingga, beberapa insiden tabrakan ketinting dibawah jembatan sering terjadi, bahkan disebut telah menimbulkan korban.

Oleh sebab itu, menurut Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau, Agus Uriansyah, dirinya meminta agar perbaikan jembatan yang mengalami amblas itu masuk prioritas utama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau. Karena ia telah memastikan kondisi jembatan terkini dengan meninjau langsung ke lokasi.

“Ternyata penyangga dipinggir kedua sisi jembatan mengalami penurunan sangat tajam, sehingga menyulitkan kendaraan, terutama mobil bermuatan, untuk melintas. Jadi, ketika ada mobil akan naik kejembatan, sangat sulit bahkan ada yang mundur, karena posisinya terlalu menanjak. Menurut kami ini sudah tidak baik dan harus segera dicari solusinya, sebab bisa membahayakan keselamatan warga yang melintas,“ jelasnya.

Lanjut Agus menambahkan, jika selain penurunan konstruksi di kedua sisinya, jembatan tersebut juga sering tertabrak perahu saat banjir karena posisi konstruksinya rendah. Saat debit air meningkat, aliran sungai meluap hingga mendekati badan jembatan. Artinya keberadaan fasilitas umum tersebut sangat memerlukan sentuhan perbaikan demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

“Jadi saat ini jembatan itu punya dua dampak buruk yang keduanya sama sama mengancam keselamatan pengguna jalan yang lalu lalang, baik sisi darat tanjakanya curam dan dari sisi sungai membahayakan pengguna transportasi Sungai. Makanya kami minta Pemerintah daerah melalui Instansi teknis segera lakukan tahap perbaikan untuk keamanan masyarakat baik di darat maupun di Sungai yang akan melintasi jembatan itu,“ tutur Dewan asal Partai Persatuan Indonesia (Perindo) tersebut. (Adv/Nht)

www.swarakaltim.com @2024