TANJUNG REDEB, Swarakaltim.com – Sebagai bentuk komitmen nyata PT Berau Coal dalam mendukung Pemerintah Kabupaten Berau mensukseskan program berbagai sektor di wilayah Bumi Batiwakkal, termasuk sosial keagamaan. Terlihat dalam kegiatan penerimaan Zakat, Inpaq dan Sedekah (ZIS) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Berau, bertempat di Balai Mufakat, Jl Cendana, Tanjung Redeb, Senin (2/3/2026), ZIS PT Berau Coal tembus Rp 2.048 miliar.
Atas kontribusi tersebut, saat di mintai tanggapan Corporate Communication Superintendent di PT Berau Coal, Rudini Rahim di sela sela kegiatan menjelaskan, bahwa perusahaan secara konsisten menyalurkan dukungan kepada BAZNAS Kabupaten Berau setiap tahun. Dimana, besaran ZIS tersebut berasal dari zakat perusahaan secara korporasi dan zakat yang dihimpun dari karyawan.
“Kalau secara korporasi perusahaan, rutin setiap tahun zakat yang di salurkan sebesar Rp1,3 miliar. Dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam turut serta mensukseskan program Pemerintah daerah sekaligus selaras dengan arahan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk memperkuat peran BAZNAS,” katanya.
Khusus kontribusi dari para karyawan yang beragama Islam melalui pemotongan dan pengumpulan zakat sepanjang tahun 2025, tercatat mencapai Rp 748 juta. Angka tersebut mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya yang berada di kisaran Rp 600 juta.
“Kenaikannya cukup signifikan. Ini menunjukkan kesadaran karyawan untuk menunaikan kewajiban zakat semakin baik. Kami berupaya agar penyaluran ini tidak hanya menjadi kewajiban formal, tetapi benar-benar memberi dampak bagi masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya lagi.

Sementara itu menurut Ketua BAZNAS Berau, Muhammad Gazali, menuturkan Ramadan tahun ini diisi dengan distribusi 1.000 paket “Ramadan Bahagia” senilai Rp390 ribu per paket, 100 paket dari tingkat provinsi senilai Rp 500 ribu, serta 1.000 paket perlengkapan sekolah bagi siswa SD dan SMP dari keluarga kurang mampu.
“Sukses dan lancarkan berbagai program sosial keagamaan, Kami mendapatkan support PT Berau Coal Rp 2.048 miliar, dari korporasi dan zakat yang di himpun melalui karyawannya, dan juga dari Pemerintah daerah sebesar Rp 500 juta yang bersumber dari dana hibah. Kemudian BAZNAS juga dapat dukungan pihak swasta yaitu tersebut. Kemudian, melalui program BAZNAS salurkan 1.000 paket Ceria Ramadan, kami ikut serta kegiatan terpadu bersama PT Berau Coal di lima kecamatan di Bumi Batiwakkal,” tutur Gazali.
Masih di tempat yang sama, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas dalam tanggapannya menuturkan bahwa kegiatan penerimaan zakat sebagaimana di gelar BAZNAS setiap tahunnya, merupakan refleksi bahwa persoalan kemiskinan dan kesenjangan sosial di Berau tidak bisa hanya mengandalkan APBD. Kolaborasi antara Pemerintah, BAZNAS, dan dunia usaha dinilai menjadi kunci agar distribusi kesejahteraan berjalan lebih merata, khususnya di bulan Ramadan yang sarat nilai kepedulian sosial.
“Membayar zakat wajib di bulan Ramadan hal utama bagi setiap umat Muslim. Namun zakat lainnya juga perlu di salurkan, kalau bisa bertepatan di bulan Ramadan seperti saat ini. Hal itu sebagai bentuk ketaqwaan kita kepada Allah SWT, juga sebagai bentuk kepedulian kita kepada para penerima zakat,” tegasnya.
Petinggi di Bumi Batiwakkal itu juga mengapresiasi pihak swasta yang telah menyalurkan ZIS nya melalui BAZNAS, khususnya PT Berau Coal. Karena melalui zakat, menjadi sarana penyucian harta yang telah di titipkan Allah SWT terhadap setiap Muslim.
“Sejauh ini peranan Perusahaan melalui ZIS ke BAZNAS masih minim. Harapan saya bukan hanya PT Berau Coal yang memberi dukungan kegiatan sosial keagamaan di Berau, tetapi perusahaan lainnya, baik yang bergerak di sektor yang sama ataupun berbeda. Ingat, zakat merupakan kewajiban keagamaan yang berdiri sendiri dan harus dihitung sesuai ketentuan syariat, jadi bagi subkontraktor yang beroperasi di bawah perusahaan utama saya minta juga salurkan ZIS nya melalui BAZNAS Berau,” papar Bupati, Sri Juniarsih sekaligus mengakhiri. (Nht/Bin)