BALIKPAPAN,Swarakaltim.com. Kesadaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Balikpapan untuk menunaikan zakat terus meningkat. Tercatat sekitar 85 persen dari total 4.000 ASN di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan telah menyalurkan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Balikpapan.
Penyaluran zakat tersebut juga dilakukan langsung oleh Wali Kota Balikpapan H. Rahmad Mas’ud, yang menunaikan zakat fitrah dan zakat mal melalui Baznas sebagai bagian dari momentum bulan suci Ramadan.
Rahmad Mas’ud mengatakan zakat merupakan kewajiban bagi umat Islam yang mampu, sekaligus menjadi cara untuk membersihkan harta yang dimiliki.
“Manusia yang selalu berikhtiar harus membayar zakat, itu sangat penting. Filosofi zakat adalah membersihkan harta. Kalau zakat tidak kita keluarkan, berarti kita memelihara kotoran atau racun di dalam harta kita,” ujarnya, di Balai Kota Balikpapan, pada hari Jumat, 6 Maret 2026.
Ia berharap Ramadan menjadi momentum bagi umat Muslim, khususnya di lingkungan Pemkot Balikpapan, untuk meningkatkan kepedulian sosial dengan menunaikan zakat.
“Semoga ini menjadi penyemangat kita semua, khususnya kaum Muslimin, untuk menyalurkan zakat baik zakat fitrah maupun zakat harta. Minimal 2,5 persen dari penghasilan yang dimiliki,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Kota Balikpapan, Abdul Rosyid Bustomi mengatakan penyaluran zakat tahun ini juga diikuti para kepala dinas, camat, lurah hingga staf di lingkungan Pemkot Balikpapan.
Ia menjelaskan bahwa pada tahun sebelumnya Wali Kota Balikpapan juga menyalurkan zakat melalui Baznas, dan hal tersebut kembali dilakukan tahun ini sebagai bentuk dukungan terhadap pengelolaan zakat melalui lembaga resmi.
“Kami berharap seluruh ASN di Balikpapan menyalurkan zakatnya melalui Baznas Kota Balikpapan, sehingga bisa disalurkan kepada para mustahik yang berhak menerima di Kota Balikpapan,” ujarnya.
Menurut Bustomi, besaran zakat dari ASN disesuaikan dengan golongan masing-masing, dengan ketentuan sekitar 2,5 persen dari penghasilan yang diterima.
Dari dana zakat yang terkumpul, Baznas terus meningkatkan jumlah penerima manfaat. Jika sebelumnya pada Ramadan zakat disalurkan kepada sekitar 2.000 mustahik, tahun ini jumlah penerima meningkat menjadi sekitar 4.000 mustahik di Kota Balikpapan.
Baznas berharap partisipasi ASN dan masyarakat dalam menyalurkan zakat melalui lembaga resmi dapat semakin memperluas jangkauan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan di Kota Balikpapan.(Adv Df-Bpp)