BALIKPAPAN,Swarakaltim.com. Semangat berbagi di kalangan pelajar Kota Balikpapan selama bulan Ramadan kembali menunjukkan hasil positif. Melalui program Sajadah (Sedekah Jariyah Ramadan Berkah), dana sedekah yang dihimpun dari sekolah-sekolah berhasil mencapai Rp379 juta.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan, Irfan Taufik, mengatakan program ini merupakan bagian dari tindak lanjut kebijakan bersama tiga kementerian, yakni Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan, serta Kementerian PAN-RB, yang mendorong pemerintah daerah menghadirkan kegiatan positif selama Ramadan.
Program ini sudah tahun kedua setelah adanya keputusan tiga menteri tersebut. Salah satu poinnya meminta daerah membuat program-program Ramadan.
Di Balikpapan, kebijakan tersebut diwujudkan melalui program Sajadah (Sedekah Jariyah Ramadan Berkah) yang melibatkan seluruh sekolah dari jenjang PAUD hingga SMP, baik negeri maupun swasta.
“Pengumpulan sedekah tersebut dipantau oleh Kelompok Kerja Kepala Sekolah dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah di masing-masing jenjang pendidikan,” usai penyerahan dana pada safari ramadan di Masjid Madinatul Iman, Balikpapan Islamic Center, pada hari Jumat, 6 Maret 2026.
Dari gerakan yang dilakukan selama Ramadan itu, dana yang terkumpul mencapai Rp379 juta.
Menurut Irfan, dana tersebut awalnya direncanakan akan diserahkan dalam rangkaian agenda Safari Ramadan Pemerintah Kota Balikpapan.
Namun karena proses pengumpulan baru selesai pada 5 Maret, penyerahan akhirnya dilakukan langsung di Masjid Madinatul Iman, Balikpapan Islamic Center.
“Penyerahan dana Rp379 juta, kami mewakili anak-anak sekolah di Balikpapan. Program ini diniatkan sebagai amal jariyah, kami berharap dana tersebut dapat dimanfaatkan oleh pengurus Masjid Madinatul Iman untuk perbaikan masjid,” jelasnya.
Ia menambahkan, pengumpulan sedekah dimulai sejak awal Ramadan setelah para siswa kembali masuk sekolah usai libur awal puasa. Gerakan ini juga dilakukan secara sukarela tanpa adanya paksaan.
“Tujuannya untuk mengajarkan kepada anak-anak bahwa Ramadan bukan hanya tentang ibadah pribadi, tetapi juga tentang berbagi dan bersedekah,” katanya.
Irfan juga mengungkapkan bahwa jumlah dana yang terkumpul tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan Ramadan tahun lalu. Jika pada tahun sebelumnya sedekah yang terkumpul sekitar Rp300 juta, tahun ini meningkat sekitar Rp50 juta lebih.
Adanya peningkatan dari tahun sebelumnya menunjukkan tingginya partisipasi serta kepedulian para siswa, guru, dan sekolah di Balikpapan dalam menumbuhkan nilai-nilai kedermawanan sejak usia dini. Program ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bagian dari pendidikan karakter bagi generasi muda di Kota Balikpapan.(Adv Diskominfo Balikpapan)