Libur Lebaran, Layanan Kesehatan di Balikpapan Tetap Siaga 24 Jam

BALIKPAPAN,Swarakaltim.com                              Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan memastikan layanan kesehatan tetap tersedia selama masa cuti bersama Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Sejumlah posko kesehatan hingga pelayanan di puskesmas dan rumah sakit disiapkan, untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat, terutama para pemudik yang melintas di kota ini.

Kepala DKK Balikpapan, Alwiati, mengatakan pihaknya berkomitmen menjaga akses pelayanan kesehatan selama periode libur Lebaran. “Kami tetap memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama bagi para pemudik maupun keluarga yang melakukan perjalanan silaturahmi selama Idulfitri,” ujarnya, hari Sabtu, 11 Maret 2026.

Sebagai bagian dari pengamanan arus mudik, DKK Balikpapan menyiapkan sejumlah posko kesehatan terpadu di berbagai titik strategis. Posko tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan kepolisian serta sejumlah instansi terkait.

Beberapa lokasi posko yang disiapkan di antaranya Pelabuhan Feri Kariangau, Terminal Batu Ampar, Pantai Manggar Segara Sari, Balikpapan Islamic Center, serta pos kesehatan di Pelabuhan Semayang dan Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan.

Untuk pos kesehatan di bandara dan pelabuhan utama, layanan akan dikelola oleh Balai Karantina Kesehatan Pelabuhan, sementara pos lainnya akan diperkuat oleh tenaga kesehatan dari puskesmas di Balikpapan.

Selain posko mudik, DKK juga memastikan layanan kesehatan di tujuh puskesmas yang beroperasi 24 jam tetap berjalan seperti biasa. Puskesmas tersebut meliputi Puskesmas Manggar Baru, Sepinggan, Klandasan Ilir, Mekarsari, Baru Ulu, Karang Joang, dan Kariangau. “Semua puskesmas 24 jam tetap menjalankan pelayanan seperti biasa,” kata Alwiati.

Sementara itu, untuk puskesmas rawat jalan, pelayanan tetap dibuka dengan sistem jadwal bergilir di setiap kecamatan, agar masyarakat tetap dapat mengakses layanan kesehatan selama libur.

Sebagai contoh di wilayah Balikpapan Timur, layanan rawat jalan dijadwalkan bergantian, yakni Puskesmas Teritip pada 16 Maret, Puskesmas Lamaru pada 17 Maret, dan Puskesmas Manggar pada 18 Maret.

Dengan sistem ini, meskipun tidak semua puskesmas rawat jalan dibuka setiap hari, masyarakat tetap memiliki akses pelayanan di wilayahnya.

Selain puskesmas, DKK Balikpapan juga telah berkoordinasi dengan seluruh rumah sakit di kota tersebut untuk memastikan layanan tetap berjalan selama libur Lebaran, khususnya di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

“IGD rumah sakit harus tetap terbuka dan siap melayani. Jika ada kasus yang membutuhkan koordinasi dengan Dinas Kesehatan, termasuk terkait layanan BPJS, semuanya tetap harus dilayani,” tegasnya.

Tak hanya itu, DKK juga akan melakukan pemeriksaan kesehatan bagi pengendara dan penumpang di sejumlah titik keberangkatan dan kedatangan, seperti Pelabuhan Feri Kariangau dan Terminal Batu Ampar.

Di Terminal Batu Ampar, pemeriksaan kesehatan akan dilaksanakan pada 16 hingga 17 Maret dengan dukungan tenaga kesehatan serta organisasi profesi, salah satunya Ikatan Bidan Indonesia (IBI).

“Organisasi profesi seperti Ikatan Bidan Indonesia juga ikut bergabung untuk membantu pelayanan kesehatan di posko Terminal Batu Ampar,” jelas Alwiati.

Melalui berbagai langkah tersebut, DKK Balikpapan berharap kebutuhan layanan kesehatan masyarakat tetap terpenuhi selama masa libur Lebaran, sekaligus memastikan para pemudik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan sehat.(adv-Dfbpp)

www.swarakaltim.com @2024