MUARA BADAK,Swarakaltim.com – Halaman Sekolah Komplek Perguruan Muhammadiyah Muara Badak kembali dipenuhi jemaah warga maupun simpatisan Muhammadiyah guna melaksanakan Salat Idulfitri 1447 Hijriah, Jumat 20 Maret 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Muara Badak, Haji Ambo Ungke Mayora mengajak kepada seluruh jemaah maupun warga Muhammadiyah Muara Badak untuk bersama-sama menjaga dan merawat harmoni di tengah keberagaman.
“Alhamdulillah, setelah sebulan penuh menjalani Ramadan, kita sampai di Satu Syawal 1447 Hijriah. Ramadan yang sudah kita lalui, hendaknya membangun kesolehan personal menuju transformasi sosial,” ucap H Ambo Ungke Mayora.
“Dengan terbentuknya karakter yang tangguh dan disiplin penuh empati. Karena itu, momentum id ini, warga Muhammadiyah Muara Badak hendaknya mampu merawat harmoni di tengah keberagaman,” harapnya.
Melalui momentum id, diharapkan warga maupun simpatisan Muhammadiyah Muara Badak dapat menjaga toleransi. Artinya, meski ada perbedaan, tetapi mampu menjadi umat muslim yang bermanfaat bagi sesama.
Dengan begitu, maka warga Muhammadiyah yang sudah berbakti dan berkontribusi dapat menjadi kemaslahatan berkelanjutan, bagi masyarakat dan daerah.
“Untuk itu, momentum hari yang fitrah ini menjadi semangat untuk peduli dan kasih sayang kepada sesama,” pesannya.
Sementara, Khatib yang disampaikan Ramli Abdul Kadir mengajak jemaah untuk mari membangun hubungan dengan Allah SWT. Yakni, dengan menjalankan amalan yang diperintahkan. Misalnya dengan mengamalkan Alquran tidak hanya selama Ramadan, tetapi berlanjut hingga di luar Ramadan.
Selain itu, Khatib Ramli mengingatkan para jemaah, tidak ada manusia zalim yang bahagia. Meski para pemimpin zalim maupun pejabat korupsi, meski bergelimang harta.
“Kita akan bahagia ketika menjalankan fitrah manusia, yakni menjalankan perintah Allah SWT,” pesan Khatib Ramli Abdul Kadir.(***/sk)