SAMARINDA, Swarakaltim.com – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) mulai mengarahkan generasi muda untuk lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, khususnya dalam memanfaatkan peluang ekonomi melalui digital marketing.
Langkah ini diwujudkan melalui workshop kemandirian pemuda yang digelar di Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda, Selasa (7/6/2026).
Plt Kepala Dispora Kaltim, Muhammad Faisal, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program berkelanjutan yang akan digelar di seluruh kabupaten/kota di Kaltim guna meningkatkan kapasitas pemuda.
“Hari ini kami melaksanakan salah satu tugas yaitu sosialisasi dan workshop tentang kemandirian pemuda. Kegiatan ini kita mulai di Samarinda, tepatnya di lingkungan kampus,” ungkapnya.
Menurutnya, pemuda perlu didorong untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya sebagai sarana produktif, salah satunya melalui pemasaran digital.
“Kita ingin pemuda tidak hanya melek digital, tapi juga mampu menggunakan teknologi untuk hal-hal produktif, seperti pemasaran digital. Yang tidak kalah penting, mereka juga harus mampu menyaring pengaruh buruk dari arus digital,” jelasnya.
Ia menambahkan, tema yang diangkat dalam kegiatan ini yakni “Ekonomi Kreatif di Era Platform Digital”, yang diharapkan mampu membuka wawasan pemuda dalam menciptakan peluang usaha secara mandiri.
Melalui kegiatan tersebut, Dispora Kaltim ingin membentuk generasi muda yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan di tengah perkembangan era digital.
“Harapannya setelah lulus kuliah nanti mereka bisa menjadi pemuda yang mandiri, punya kemampuan, dan siap menghadapi tantangan zaman,” tambahnya.
Faisal optimistis, workshop ini dapat menjadi pemantik semangat bagi pemuda Kaltim untuk terus berinovasi, sekaligus memperkuat kontribusi mereka dalam pembangunan daerah berbasis ekonomi digital.(DHV)