SAMARINDA, Swarakaltim.com – Kebundesa Open Fun Swimming Kejuaraan Renang Antar Pelajar 2026 rampung digelar di Samarinda, Minggu (16/8/2026). Kejuaraan yang berlangsung selama beberapa hari ini mempertandingkan 3.170 nomor lomba dan menjadi panggung bagi ratusan perenang pelajar untuk menguji kemampuan serta memburu prestasi.
Besarnya jumlah nomor yang dipertandingkan membuat manajemen pertandingan menjadi salah satu tantangan utama penyelenggara. Namun, seluruh rangkaian kejuaraan dapat berjalan lancar dan diselesaikan sesuai estimasi waktu yang telah ditetapkan.
Ketua Panitia Kebundesa Open Fun Swimming 2026, Fitri Handayani, mengatakan kelancaran pelaksanaan tidak terlepas dari kinerja perangkat pertandingan yang menjalankan tugas dengan baik.
“Manajemen waktu ini sangat penting mengingat ada 3.170 nomor lomba. Kunci utama selesai tepat waktu karena perangkat pertandingan bertugas dengan sangat baik,” ujar Fitri.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang turut mendukung pelaksanaan kejuaraan, mulai dari atlet, pelatih, perangkat pertandingan, panitia hingga pihak pendukung kegiatan.
Menurut Fitri, hasil yang diraih para atlet bukan sekadar medali, tetapi diharapkan menjadi tambahan motivasi untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan.

“Selamat untuk para atlet yang telah berhasil meraih juara. Semoga medali yang diraih hari ini bisa menambah motivasi untuk terus berlatih dan berkembang untuk meraih podium yang lebih tinggi lagi,” katanya.
Kejuaraan ini juga menjadi ajang munculnya sejumlah perenang yang tampil dominan di kelompok umur masing-masing. Torehan medali yang mereka kumpulkan menunjukkan ketatnya persaingan sekaligus potensi besar atlet renang pelajar di Kaltim.
Pada KU 1 putra, Dzakwan Naufal Athaya dari SMA Negeri 1 Samarinda tampil sebagai perenang terbaik dengan 12 emas dan 2 perak. KU 1 putri diraih Sabrina Putri Ramadhani dari SMA Negeri 4 Balikpapan dengan 9 emas.
KU 2 putra menjadi milik Dimas Trystan Dony Osmond dari SMP Negeri 7 Balikpapan dengan 10 emas dan 1 perak. Sedangkan KU 2 putri diraih Nur Masyitah Athira dari MTs Negeri 1 Samarinda dengan 7 emas, 2 perak dan 3 perunggu.
Pada KU 3 putra, Muhammad Fachri Fajar dari SMP Al Azhar 48 Samarinda mengoleksi 11 emas dan 1 perak. Sementara KU 3 putri diraih Rachel Citra Kirana dari SMP Al Azhar Syifa Budi Samarinda dengan torehan 13 emas dan 2 perak.
KU 4 putra diraih Ulwan Assyakur Fawwaz dari SDIT Ar Risalah Samarinda dengan 8 emas dan 1 perak. Untuk KU 4 putri, Marline Elfra Viny Sinubu dari SMP Negeri 6 Balikpapan meraih 7 emas dan 2 perak.
Pada KU 5 putra, Muhammad Zayn Arsenio dari SD IT As Salam mengoleksi 6 emas dan 2 perak. Sedangkan KU 5 putri diraih Alesha Shakila Zahra dari SDN 013 Balikpapan Selatan dengan 4 emas, 3 perak dan 4 perunggu.
Untuk KU Pemula putra, Khufaf Fathlani Nurilyas dari SD IT Cordova Samarinda menjadi yang terbaik dengan 5 emas dan 1 perak. KU Pemula putri diraih Elmayrah Dehan Nafisyah dari SD Patra Dharma 1 Balikpapan dengan 4 emas dan 2 perak.
Sementara kategori KU Prestasi SD putra menjadi milik Aditya Makarim Alim Pamungkas dari SD Negeri 002 Samarinda Kota dengan 6 emas dan 1 perak. KU Prestasi SD putri diraih Khalisha Putri Nurilyas dari SD IT Cordova Samarinda dengan 7 emas.
Pada KU Prestasi SMP putra, Pio Betharez Pappang Allo dari Esa Cipta Harapan School meraih 6 emas. KU Prestasi SMP putri diraih Kaylla Agza Rahmadani dari SMP Negeri 1 Samarinda dengan 6 emas.
Adapun KU Prestasi SMA putra diraih Raihan Fadhil Jasir dari SMA Negeri 2 Samarinda dengan 6 emas dan 1 perak. Sedangkan KU Prestasi SMA putri menjadi milik Vellam Kirana Putri dari SMA Negeri 1 Tenggarong dengan 4 emas.
Di sela rangkaian kejuaraan, Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri turut mengapresiasi dukungan berbagai pihak terhadap pelaksanaan kegiatan. Ia menyebut dukungan Kebundesa menjadi bentuk kolaborasi antara pihak swasta dan pemerintah dalam mendukung kegiatan olahraga.
“Intinya simbiosis mutualisme. Ada kegiatan-kegiatan yang didukung oleh swasta dan pemerintah,” ujar Saefuddin.
Kebundesa Open Fun Swimming 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang berkelanjutan untuk mengasah mental bertanding, mengukur perkembangan kemampuan, dan melahirkan perenang-perenang muda yang mampu bersaing di level yang lebih tinggi.(dho)