BONTANG,Swarakaltim.com – Pemerintah Kota Bontang menempatkan guru sebagai salah satu aktor penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia (SDM). Peran guru dinilai tidak sebatas menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga membentuk karakter sekaligus menentukan masa depan generasi penerus bangsa.
Wali Kota Bontang Neni Moernaeni mengatakan, guru memiliki peran strategis dalam mendidik anak bangsa. Karena itu, tenaga pendidik diharapkan mampu menjadi teladan sekaligus pionir dalam mendorong kemajuan daerah melalui pendidikan.
Menurut Neni, kualitas pendidikan akan sangat menentukan kesiapan generasi muda Bontang dalam menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang. Guru pun diharapkan memiliki tanggung jawab yang kuat untuk ikut membawa kemajuan daerah melalui proses pendidikan yang diberikan kepada para siswa.
“Guru punya peran yang sangat penting dalam mendidik anak bangsa. Karena itu, guru juga harus menjadi pionir dalam mendorong kemajuan daerah,” ujar Neni.
Sebagai bentuk dukungan terhadap tenaga pendidik, Pemkot Bontang terus berupaya menyediakan fasilitas yang menunjang proses pembelajaran. Dukungan tersebut antara lain melalui penyediaan laptop serta pembangunan dan peningkatan infrastruktur pendidikan yang mendukung pengembangan SDM guru.
Neni menilai, berbagai fasilitas yang diberikan pemerintah harus dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas belajar mengajar. Dengan sarana dan prasarana yang memadai, guru diharapkan semakin leluasa mengembangkan metode pembelajaran sesuai kebutuhan siswa.
Tak hanya fasilitas, perhatian terhadap kesejahteraan tenaga pendidik juga menjadi bagian dari komitmen Pemkot Bontang. Insentif bagi guru terus ditingkatkan dan diupayakan dapat disalurkan tepat waktu.
“Kami terus memberikan perhatian kepada guru, termasuk dari sisi kesejahteraan. Insentif juga kita tingkatkan dan dicairkan tepat waktu,” jelasnya.
Di sisi lain, Neni menekankan pentingnya peran guru dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa. Salah satu perhatian utama ialah pencegahan dan penanganan perundungan atau bullying di lingkungan sekolah.
Menurutnya, guru memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan siswa setiap hari. Dengan kedekatan tersebut, guru diharapkan mampu mengenali potensi perundungan sejak dini sekaligus membangun budaya sekolah yang mengedepankan sikap saling menghargai.
“Guru harus menjadi aktor dalam mencegah bullying di sekolah. Anak-anak harus merasa aman dan nyaman saat berada di lingkungan pendidikan,” tegas Neni.
Neni berharap sinergi antara pemerintah dan tenaga pendidik terus diperkuat. Dukungan fasilitas, peningkatan kesejahteraan, serta pengembangan kapasitas guru menjadi bagian penting dalam membangun sistem pendidikan yang berkualitas di Kota Bontang.
Dengan dukungan tersebut, ia berharap guru tidak hanya hadir sebagai pengajar di ruang kelas, tetapi juga mampu menjadi teladan dan pionir dalam membentuk karakter generasi muda serta mendorong kemajuan Bontang melalui peningkatan kualitas SDM.
“Guru adalah bagian penting dari masa depan anak-anak kita. Mari bersama-sama kita siapkan generasi Bontang yang berkualitas dan berkarakter,” pungkasnya.(Irn/rzky)