Foto Kakaban Aquantik saat masih beroperasi sebelum pandemi covid-19
TANJUNG REDEB, Swarakaltim.com – Pandemik corona virus diasease 2019 (covid-19) yang melanda dari tahun 2020 hingga saat ini ternyata berdampak terhadap Waterboom Kakaban Aquantik yang terletak di Jl Gatot Subroto, Kelurahan Bedungun, Kecamatan Tanjung Redeb karena harus ditutup operasinalnya. Akibat hal itu membuat Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) rela kehilangan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) nya. Sebab Kakaban Aquantik salah satu dari penyumbang PAD di Dispora, dan merupakan yang diandalkan selama ini.
Menurut Kepala Dispora Berau Amiruddin melalui Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana Dispora Hasnawi mengatakan, dari semua aset yang dikelola OPD-nya, Kakaban Aquatic menjadi penyumbang terbesar dari PAD Dispora. Akibat ditutup selama wabah corona menyerang sehingga PAD Dispora drastis turun, bahkan kalau dipersentasekan mencapai 70 persen yakni yang utama dari Kakaban Aquantik. “Karena saat ini siatuasi mulai stabil sehingga fasilitas umum termasuk kegiatan seperti waterboom dimiliki daerah bisa dioperasionalkan kembali, ada rencana bakal dibuka secepatnya. Namun ada kendala karena lama tidak difungsikan sehingga banyak fasilitas yang rusak. Jadi sampai saat ini memang masih ditutup sampai ada pembenahan fasilitas, atau aman untuk difungsikan baru akan dibuka kembali,” kata Hasnawi.
Intinya tambah Hasnawi saat dikonfirmasi Senin, (16/5/2022) via HP, Dispora saat ini berupaya memaksimalkan lagi fasilitas umum yang sempat ditutup agar segera bisa menyuport PAD OPD-nya. Khusus dengan Kakaban Aquatic, dimana sudah ada pembolehan dioperasikan kembali selama tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes), tetapi karena kolam itu ada sebagian yang rusak sehingga belum fokus untuk membuka namun lebih kearah untuk diperbaiki dahulu. “Kebetulan ada celah perbaikan selian untuk persiapan Porprov 2022 dan perbaikan untuk kepentingan umum. Untuk itu saat ini kami fokus memperbaiki kolam tanding, kolam pemanasan, kemudian waterboom. Perbaiki akan segera dilakukan untuk persiapan Porprov, jadi untuk sementara yang menjadi prioritas ialah kolam tanding, tapi yang waterboom tetap akan direhab,” paparnya.
Lanjutnya, namun sejauh ini kapan mulai perbaikan masih tahap proses. Untuk dapat diketahui anggaran yang disiapkan guna perbaikan Kakaban Aquantik sekitar Rp 200 juta yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Berau Tahun Anggaran (TA) 2022. Perbaikan ini nantinya selain untuk sukseskan daerah sebagai tuan rumah Porprov di November mendatang juga bisa berkontribusi menjadi pemasukan PAD lagi. “Kita berusaha dari sekarang hingga pandemi benar benar berlalu untuk memaksimalkan PAD. Sebelum pandemi secara persentase memang Kakaban Aquantik merupakan sumber PAD Dispora tertinggi dari sumber lainnya. Makanya besar harapan kami juga bisa mulai di operasionalkan kembali secepatnya,” tutur Hasnawi sekaligus mengakhiri. (Nht/***)