Sekolah Rakyat di Samarinda Tampung 96 Siswa, Anak Jalanan Berpeluang Masuk Semester Dua

SAMARINDA, Swarakaltim.com – Sebanyak 96 siswa tercatat telah mengikuti program Sekolah Rakyat di Kota Samarinda. Seluruh siswa tersebut kini sudah aktif menjalani proses belajar mengajar di lokasi yang disiapkan pemerintah.

Kepala Dinsos PM Samarinda, Mochamad Arif Surochman, mengatakan jumlah siswa tersebut terdiri atas 45 peserta di BPMP serta siswa jenjang SD, SMP, dan SMA yang berada di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP).

“BPVP untuk SD ada 25 siswa, SMP 22 siswa, dan SMA 22 siswa. Semuanya mengikuti standar yang sama secara nasional,” jelasnya, Senin (12/1/2026).

Ia menuturkan, pelaksanaan teknis hingga mobilisasi peserta didik sepenuhnya menjadi kewenangan Kementerian Sosial RI. Pemerintah daerah berperan dalam mendukung fasilitas dan pendampingan di lapangan.

Saat ini, Pemkot Samarinda memiliki dua sekolah rintisan sebagai lokasi sementara. Arif menyebut seluruh aktivitas pendidikan tersebut nantinya akan dipindahkan ke kawasan Palaran setelah pembangunan Sekolah Rakyat selesai.

Terkait temuan anak jalanan di Samarinda Seberang, Arif memastikan mereka masih memiliki kesempatan untuk bergabung pada semester kedua. Hal ini lantaran kuota peserta didik, khususnya di jenjang SD, belum sepenuhnya terpenuhi.

“Untuk SD targetnya 50 siswa, sementara saat ini baru 45. Jadi masih ada ruang untuk penambahan,” katanya.

Ke depan, Pemkot Samarinda bersama Dinas Pendidikan akan kembali melakukan penjaringan siswa baru. Sosialisasi kepada masyarakat terus dilakukan untuk menjangkau keluarga yang membutuhkan, meskipun Arif mengakui tidak semua orang tua langsung bersedia mendaftarkan anaknya.(DHV)

www.swarakaltim.com @2024