BALIKPAPAN,Swarakaltim. Direktur Utama Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB), Dr. Yudhi Saharuddin, SE, MM, menegaskan pihak membuka 12 ribu sambungan baru pelanggan PDAM Balikpapan. Hal ini dimungkinkan karena pihaknya sudah dapat memacu produksi air PDAM sekitar 1.460 liter perdetik dengan posisi pelanggan PDAM saat ini 120 ribu sambungan.
“Ya ada dua tangkapan sumber air baku yang memungkinkan di Balikpapan. Air baku DAS Manggar 1.100 liter perdetik,Teritip 1.300 liter perdetik, dan sisa nya di produksi dari air baku sumur dalam,” ujar Yudhi saat hadir memenuhi undangan dialog ringan Hj. Yusdiana Hakim Ketua LPM Kelurahan Gunung Samarinda Baru, Kecamatan Balikpapan Utara di seputaran Kawasan Pertokoan Mall Fantasi Balikpapan Baru belum lama ini.
Pertemuan singkat tersebut di hadiri struktur LPM GSB, dan sejumlah Tokoh masyarakat, dan beberapa Ketua RT. Selain itu Direktur utama PTMB di dampingi sejumlah staf. Dialog ini berkaitan menjalin komunikasi timbal balik dan mencari solusi atas keluhan masyarakat terhadap pelayanan PTMB di fasilitasi Hj. Yusdiana yang juga Anggota DPRD Kota Balikpapan Komisi IV Fraksi Nadem.
Dalam pertemuan tersebut Yudhi panjang lebar menjelaskan posisi di Tahun 2023 saat elnino dan arah
PTMB mengawali tahun 2026.
Sesuai pencatatan di manajemen PTMB kebutuhan air baku untuk wilayah Balikpapan 1.500 liter perdetik. Penduduk Balikpapan 900 ribu. Sementara pemenuhan produksi dan distribusi air bersih air untuk pelanggan PDAM Balikpapan diangka 1.450 liter per detik.
Saat ini jumlah pelanggan PDAM Balikpapan sudah mencapai 120 ribu. Mengapa di Tahun 2023 PTMB belum dapat memenuhi kebutuhan masyarakat untuk sambungan baru. Kerena kondisi air baku di bawah jauh kebutuhan masyarakat masih diangka sekitar 1.300. Jika di paksaan ini tidak memungkinkan buat PTMB.
” Kalau tidak ada air nya, kita tetap memaksa untuk membuka pasang baru, mengambil uang dari masyarakat, tapi tidak merealisasi kan penyambungan. Bisa di penjara kita semua,” ujarnya.
Yudhi selanjutnya mengatakan, Kondisi saat ini sudah memungkinkan. Jadi PTMB berkomitmen tahun 2026 ini berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat untuk sambungan pasang baru 12 ribu pelanggan.
Untuk itu Silahturahmi langsung dengan sejumlah masyarakat dan para RT langsung di lapangan dalam upaya mengurai berbagai keluhan masyarakat dari soal pasang, air keruh, pipa bocor, sampai menerima masukan warga terkait oknum-oknum yang mengatasnamakan PDAM untuk usaha sambungan baru,” papar nya.
Disamping berupaya dalam percepatan pemasangan instalasi jaringan PDAM baru, pihak Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) perusahaan
BUMD penyedia layanan air bersih utama di Kota Balikpapan, juga tetap berfokus berupaya menekan tingkat kebocoran air hingga mencapai 24% pada 2026 dan meningkatkan pelayanan melalui optimalisasi instalasi pengolahan air (IPA).(SIS)