DPRD Minta Jalan Usaha Tani Wajib Jadi Program Prioritas Untuk Dongkrak Ekonomi Masyarakat

TANJUNG REDEB, Swarakaltim.com – Menurut Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau, Feri Kombong, Pemerintah daerah harus memprioritaskan peningkatan infrastruktur jalan usaha tani guna mempermudah akses masyarakat ke lahan perkebunan. Karena sektor perkebunan masih menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat di sejumlah kampung di Bumi Batiwakkal.

“Namun, kondisi jalan menuju lahan pertanian dan perkebunan dinilai belum memadai dan kerap menjadi hambatan utama dalam distribusi hasil panen. Oleh sebab itu perlu kita prioritaskan jalan-jalan usaha tani untuk meningkatkan kualitasnya, supaya masyarakat lebih mudah berkebun dan itu mampu mendongkrak perekonomian masyarakat,” kata Feri.

Persoalan jalan usaha tani tambahnya bukan sekadar soal akses fisik, melainkan berkaitan langsung dengan produktivitas dan pendapatan petani. Ketika jalan rusak, berlumpur, atau sulit dilalui saat musim hujan, biaya angkut hasil panen meningkat dan waktu distribusi menjadi lebih lama. Kondisi tersebut pada akhirnya mengurangi daya saing hasil perkebunan masyarakat.

Konflik yang mengemuka dalam forum tersebut adalah masih minimnya perhatian terhadap infrastruktur pendukung sektor pertanian dibandingkan pembangunan jalan umum di kawasan tertentu. Padahal, mayoritas masyarakat di wilayah perkampungan Gunung Tabur menggantungkan hidup pada usaha tani dan perkebunan.

Feri menilai bahwa peningkatan jalan usaha tani harus menjadi bagian dari strategi pembangunan ekonomi daerah yang berbasis kerakyatan. Dengan akses jalan yang baik, petani tidak hanya lebih mudah mengangkut hasil panen, tetapi juga lebih cepat memperoleh sarana produksi seperti pupuk dan bibit. Ia juga menekankan bahwa perbaikan jalan usaha tani akan berdampak langsung terhadap stabilitas harga di tingkat petani.

“Kami yakin tatkala akses lancar akan menekan biaya distribusi dan memperluas jangkauan pemasaran hasil Perkebunan masyarakat. Kalau aksesnya belum memadai, ekonomi masyarakat tidak akan bergerak. Jangan sampai hasil kebun bagus, tapi terkendala di pasarkan akibat fasilitas jalannya tidak mendukung,” tegas Dewan yang juga merupakan Ketua Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu.

Melalui kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Gunung Tabur, Feri juga menyampaikan harapannya, yakni meminta Pemerintah daerah dapat memasukkan peningkatan kualitas jalan usaha tani sebagai skala prioritas dalam perencanaan pembangunan tahun mendatang.

“Kami menilai bahwa pembangunan infrastruktur yang tepat sasaran akan menjadi instrumen efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. DPRD menginginkan agar pembangunan tidak hanya terpusat pada infrastruktur perkotaan, melainkan juga menyentuh kebutuhan riil masyarakat perkampungan yang selama ini menjadi penggerak ekonomi local,” tutur Feri Kombong. (Adv/Nht/Bin)

www.swarakaltim.com @2024