Penyambungan Kabel Listrik ke Rumah Warga, DPRD Minta di Standarkan

TANJUNG REDEB, Swarakaltim.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau, Ratna, angkat bicara persoalan instalasi listrik di perkotaan, khususnya di kawasan jalan Gunung Panjang, Tanjung Redeb. Menurutnya penyambungan kabel listrik dari rumah ke rumah warga berisiko tinggi dan berpotensi memicu kebakaran.

Kenapa demikian, karena kondisi permukiman di Gunung Panjang saat ini semakin padat, namun belum diimbangi dengan infrastruktur kelistrikan yang standar atau memadai. Sehingga banyak warga terpaksa menyambung aliran listrik secara tidak langsung karena keterbatasan tiang dan jaringan resmi.

“Kalau kondisi itu terus dibiarkan, sangat rawan terjadi korsleting listrik yang bisa memicu terjadinya bencana kebakaran. Sementara penduduknya sudah semakin banyak, rumah warga juga masih banyak dari bangunan kayu,” kata Dewan asal Partai Golongan Karya (Golkar) itu dalam kegiatan di kantor Camat Tanjung Redeb baru baru ini.

Lanjutnya, persoalan ini tidak bisa dianggap sepele, karena menyangkut keselamatan warga. Instalasi listrik yang tidak sesuai standar berpotensi menimbulkan korsleting, terutama di kawasan padat bangunan yang sebagian besar berbahan mudah terbakar. Jika tidak segera ditangani, risiko kebakaran dapat meluas dan menimbulkan kerugian besar.

“Karena itu, saya meminta agar kebutuhan penambahan tiang listrik dan penataan jaringan segera di komunkasikan Pemerintah daerah melalui Organsiasi Perangkat Daerah (OPD) teknis ke PLN. Kita harus memberikan perhatian serius terhadap hal ini, apalagi masalah kabel listrik yang kurang standar itu juga mencuat di musrenbang Kecamatan Tanjung Redeb,” tutur Ratna.

Tambah Wakil Rakyat yang juga merupakan Sekretaris Komisi III lembaga legeslatif Bumi Batiwakkal itu, konflik pembangunan di wilayah Gunung Panjang terletak pada ketimpangan antara pertumbuhan permukiman dan ketersediaan infrastruktur dasar. Pertambahan jumlah penduduk tidak diikuti percepatan penyediaan jaringan listrik yang aman dan sesuai standar, sehingga warga mencari solusi sendiri yang justru membahayakan.

“Kami dari DPRD menegaskan, hendaknya pembangunan tidak hanya berfokus pada proyek fisik berskala besar, tetapi juga pada kebutuhan dasar masyarakat seperti listrik yang aman dan layak. Saya berharap Pemerintah daerah segera berkoordinasi dengan pihak terkait guna merealisasikan penambahan tiang listrik di Gunung Panjang, sehingga potensi masalah yang lebih besar dapat dicegah sejak dini,” imbuh Ratna mengakhiri. (Adv/Nht/Bin)

www.swarakaltim.com @2024