SAMARINDA, Swarakaltim.com – Keluhan pedagang terkait rembesan air dan tampias hujan di Pasar Pagi Samarinda mendapat respons cepat dari Pemerintah Kota Samarinda. Penanganan kini dipercepat melalui rencana pemasangan perangkat penutup fleksibel pada sejumlah titik bangunan yang selama ini rawan kemasukan air.
Langkah tersebut disiapkan sebagai solusi jangka menengah dengan target penyelesaian bertahap dalam dua tahun ke depan. Pemerintah memprioritaskan area dengan tingkat kerawanan tertinggi agar dampaknya bisa langsung dirasakan pedagang.
Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkot Samarinda, Marnabas Patiroy, menyebut beberapa titik yang menjadi fokus utama berada di sisi kiri dan kanan bangunan, termasuk area yang berbatasan dengan Gang Pandai serta Jalan Tumenggung. Lokasi ini kerap terdampak tampias saat hujan deras mengguyur.
“Penanganan difokuskan pada lantai dan sisi bangunan yang paling sering terdampak. Kami ingin memastikan air tidak lagi masuk dan mengganggu aktivitas perdagangan,” ujarnya.
Sistem yang akan diterapkan menggunakan mekanisme gulung. Meski sekilas menyerupai rolling door, perangkat tersebut bukan pintu geser konvensional, melainkan penutup fleksibel yang dapat disesuaikan dengan kondisi cuaca.
“Ketika hujan, penutup bisa difungsikan secara maksimal. Namun saat kondisi normal, bisa dibuka agar pasar tetap terang dan aliran udara berjalan baik,” jelas Marnabas.
Saat ini perangkat sudah memasuki tahap pemesanan dan ditargetkan mulai terpasang tahun ini. Pemerintah optimistis persoalan tampias dapat tertangani sepenuhnya pada 2026.
Pendanaan pemasangan di struktur utama bangunan bersumber dari APBD. Sementara itu, untuk pekerjaan tambahan seperti penanganan tangga yang rawan licin, pemerintah tengah mengupayakan dukungan CSR.
“Kami masih berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk dukungan CSR, khususnya pada area tangga yang memerlukan perlakuan tambahan demi menjamin keamanan,” tambahnya.
Percepatan program juga mempertimbangkan tingginya intensitas hujan belakangan ini. Dengan sistem baru tersebut, Pemkot berharap Pasar Pagi menjadi ruang niaga yang lebih aman, nyaman, dan adaptif terhadap cuaca ekstrem.(DHV)