SDN 009 Balikpapan jadi Etalase Transformasi Pendidikan Digital

BALIKPAPAN,Swarakaltim.com.                              Pemilihan SD Negeri 009 Balikpapan Utara sebagai lokasi peluncuran distribusi seragam sekolah gratis tahun ajaran 2026/2027 bukan tanpa alasan. Sekolah tersebut dinilai menjadi representasi kemajuan pendidikan di Kota Balikpapan setelah berhasil menyandang predikat Sekolah Rujukan Google, satu-satunya di Kalimantan Timur.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan, Irfan Taufik, mengatakan SDN 009 dipilih karena memiliki berbagai capaian di bidang pendidikan, mulai dari transformasi pembelajaran digital hingga budaya integritas.

“Di Indonesia, sekolah rujukan Google untuk jenjang SD baru ada dua, dan SDN 009 Balikpapan menjadi yang kedua. Di Kalimantan Timur, sekolah ini menjadi satu-satunya Sekolah Rujukan Google,” kata Irfan, belum lama ini..

Menurutnya, predikat tersebut tidak diperoleh dengan mudah. Sekolah harus memenuhi berbagai indikator dalam penerapan pembelajaran digital dan mampu berbagi praktik baik dengan sekolah lain, bahkan melalui jejaring internasional.

Ia menjelaskan, dalam program Google for Education, guru dan siswa SDN 009 aktif mengikuti pembelajaran serta berbagi pengalaman secara daring bersama peserta dari berbagai negara, seperti Jepang, Korea Selatan, Malaysia, dan Indonesia.

“Melalui platform Google for Education, mereka saling berbagi praktik baik pembelajaran. Ini menunjukkan bahwa sekolah kita mampu bersaing di tingkat internasional,” ujarnya.

Keberhasilan itu, lanjut Irfan, didukung kebijakan Pemerintah Kota Balikpapan yang memperkuat digitalisasi pendidikan. Hingga kini, pemerintah telah mengadakan sekitar 2.500 unit Chromebook yang didistribusikan ke sekolah-sekolah, dilengkapi papan interaktif serta layanan internet tanpa batas hasil kerja sama dengan PT Telkom.

Fasilitas tersebut memungkinkan proses belajar mengajar berlangsung lebih interaktif, termasuk melalui Gazebo Gemini, ruang belajar terbuka yang memungkinkan siswa mengikuti pembelajaran berbasis teknologi di luar kelas menggunakan perangkat Chromebook.

“Anak-anak bisa belajar di luar ruang kelas dengan memanfaatkan teknologi. Ini menjadi bagian dari pembelajaran yang lebih fleksibel dan menyenangkan,” jelas Irfan.

Selain unggul dalam digitalisasi, SDN 009 juga telah meraih predikat Adiwiyata Mandiri dan kini diusulkan menjadi Sekolah Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Bersama SMP Negeri 22 Balikpapan, sekolah tersebut menjadi percontohan pembangunan budaya integritas di lingkungan pendidikan.

Irfan menegaskan, berbagai capaian itu menjadi alasan utama SDN 009 dipilih sebagai lokasi peluncuran program seragam sekolah gratis.

“Kami menilai SDN 009 layak menjadi lokasi pelaksanaan pembagian seragam gratis. Sekolah ini mencerminkan kemajuan pendidikan yang sedang dibangun di Balikpapan,” katanya.

Di akhir keterangannya, Irfan menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud atas dukungan terhadap program prioritas di bidang pendidikan. Menurutnya, investasi pemerintah dalam penguatan teknologi pembelajaran telah memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kota Balikpapan.(
Adv Diskominfo Balikpapan)

www.swarakaltim.com @2024