BALIKPAPAN,Swarakaltim.com. Gerakan Pramuka kembali didorong menjadi salah satu wadah penting dalam membentuk karakter generasi muda di Kota Balikpapan. Nilai kedisiplinan, kesetiaan, tanggung jawab dan ketangguhan dinilai semakin penting untuk ditanamkan sejak usia dini di tengah tantangan kehidupan yang terus berkembang.
Pesan tersebut mengemuka dalam peringatan Hari Pramuka ke-65 tahun 2026 yang digelar di halaman Balai Kota Balikpapan, Jumat (14/8/2026).
Dalam momentum tersebut, Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo menerima tanda penghargaan Lencana Pancawarsa Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Balikpapan.
Lencana Pancawarsa diberikan kepada Bagus Susetyo dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua Majelis Pembimbing Kwarcab Kota Balikpapan. Penghargaan tersebut diserahkan langsung Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud.
Selain Bagus, sebanyak 30 penerima mendapatkan penghargaan Pancawarsa Gerakan Pramuka Kwarcab Kota Balikpapan dalam rangkaian peringatan Hari Pramuka tahun ini.
Bagus mengatakan, peringatan Hari Pramuka yang diperingati setiap 14 Agustus bukan sekadar agenda seremonial. Lebih dari itu, Pramuka memiliki peran strategis dalam membangun karakter anak dan remaja melalui kegiatan yang menanamkan nilai-nilai positif dalam membina dan mendidik anak-anak yang mempunyai jiwa Dharma Pramuka.
Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Dharma Pramuka seperti kesetiaan, dapat dipercaya dan ketangguhan menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi berbagai perubahan dan tantangan.
“Kita harapkan anak-anak kita bisa mengikuti Pramuka, sehingga menjadi pendidikan karakter yang baik,” terangnya.
Bagus menilai pembentukan sumber daya manusia tidak cukup hanya melalui pendidikan formal di ruang kelas. Kegiatan ekstrakurikuler seperti Pramuka juga memiliki peran penting untuk melatih karakter, kemandirian dan kemampuan bersosialisasi anak.
Karena itu, ia berharap kegiatan kepramukaan terus dikembangkan dan menjadi bagian dari pembinaan generasi muda di Balikpapan.
“Semoga anak-anak kita juga bisa mendapatkan hal-hal positif yang berkaitan dengan pendidikan karakter dari usia muda,” katanya.
Ia menambahkan, pembinaan sumber daya manusia harus dilakukan sejak dini dan berkelanjutan. Pramuka dapat menjadi salah satu sarana untuk memperkuat pendidikan karakter, sebelum anak-anak berkembang melalui berbagai kegiatan pendidikan dan ekstrakurikuler lainnya.
“Kita harapkan sumber daya manusia kita bina mulai dari Pramuka, kemudian pendidikan ekstrakurikuler pramuka juga akan lebih baik dan lebih positif,” terangnya.
Momentum Hari Pramuka ke-65 tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa keberhasilan membangun generasi unggul tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga karakter, integritas dan ketangguhan yang dibentuk sejak usia muda.(Adv Diskominfo Balikpapan)