Abdul Rasid Hadiri Haul Sultan Pendiri Kota Tenggarong

TENGGARONG, Swarakaltim.com
Dalam rangka memperingati hari jadi Kota Tenggarong ke 238 Tahun 2020 Keluarga Besar Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura menggelar Haul Jamak Almarhum Sultan Adji Muhammad Perikesit dan Ajie Pangeran Ratoe di Rumah Besar Jalan Ahmad Yani No.35 RT 10 Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Minggu (27 /9/2020).

Plt Bupati Kutai Kartanegara H. Chairil Anwar SH. M.Hum gelar Raden Jaya Sukma, Abdul Rasid, SE,. M.Si Ketua DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara, Jajaran Forkopimda Kutai Kartanegara, Camat Tenggarong Arfan Boma Pratama, AP, Kerabat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura dan Habib H Abdul Kodir Al Habsyi dan undangan lainnya
Peringatah haul Akbar (Doa Arwah) dimulai dengan pembacaan riwayat singkat berdirinya kota Tenggarong yang dibacakan Camat Tenggarong, Laporan Ketua Panitia, Laporan Kerabat Kesultanan, sambutan Plt Bupati Kutai Kartanegara dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan pembacaan Surah Yasin dan Tahlilan.

A.P.H.K Poeger selaku ketua panitia mengatakan kegiatan ini atas mufakat dan kesepakatan bersama para kerabat Kesultanan dan bekerjasama dengan Pemerintah Daerah, kegiatan ini diselenggarakan di rumah besar yang dibangun Tahun 1925 rumah ini tetap kita pertahankan karena rumah ini satu-satunya yang bernilai sejarah, dan rumah ini tidak ada perubahan bentuk.

Dengan haul pada hari ini merupakan puncak hari jadi kota Tenggarong, tidak ada rangkaian lainnya untuk menjaga situasi dan mencegah menularnya wabah penyakit global yakni pandemi Covid-19 di Kabupaten Kukar.

“Haul kali ini sangat berbeda pada tahun sebelumnya, biasanya kita undang ratusan orang lebih dengan situasi Covid-19 kita hanya mempersiapkan makanan nasi kotak kurang lebih 500 kotak yang akan kita sampaikan melalui kerabat Kesultanan kepada Masjid-masjid yang ada di Tenggarong terkait Haul Jamak ini, mudah-mudahan musibah Covid-19 segera berakhir di tanah Kutai Kartanegara” ungkap A. Poeger
H. Chairil Anwar mengucapkan rasa syukur terhadap anugerah yang diberikan Allah SWT atas nikmat sehat, kita berada pada situasi pandemi saat ini sudah barang tentu kita semua harus waspada dan terus berdisiplin dalam menerapkan budaya hidup sehat dibawah kendali Protokol Kesehatan Covid 19.

Tidak terasa dimana kita bertempat tinggal di Tenggarong sudah berusia 238 tahun terhitung sejak pertama diresmikan Sultan Aji Muhammad Muslihuddin yang bernama asli Aji Imbut adalah sultan Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-16 yang memerintah pada tahun 1780 hingga tahun 1816, Aji Imbut berhasil merebut kembali ibu kota Pemarangan dari Aji Kado dan secara resmi dinobatkan sebagai sultan dengan gelar Sultan Aji Muhammad Muslihuddin di istana Kesultanan Kutai Kartanegara.

Aji Imbut yang gelar Sultan Aji Muhammad Muslihuddin memindahkan ibu kota Kesultanan Kutai Kartanegara ke Tepian Pandan pada tanggal 28 September 1782. Perpindahan ini dilakukan untuk menghilangkan pengaruh kenangan pahit masa pemerintahan Aji Kado dan Pemarangan dianggap telah kehilangan tuahnya.

Nama Tepian Pandan kemudian diubah menjadi Tangga Arung yang berarti Rumah Raja, lama-kelamaan Tangga Arung lebih populer dengan sebutan Tenggarong dan tetap bertahan hingga kini. Sultan Aji Muhammad Muslihuddin merupakan pendiri Kota Tenggarong.

Di Tepian Pandan ini merupakan suatu napas kehidupan bagi berbagai kalangan masyarakat dibawah naungan Kesultanan Kutai Ing Martadipura, di wilayah ini dari berbagai masyarakat Kelompok etnik, etnis atau suku hidup secara damai dibawah kendali Sultan-sultan Kutai Kartanegara yang bijaksana.

Hari ini kita mengenang kejayaan kota Tenggarong di masa lalu akan membawa kita atas jasa-jasa Sultan Aji Muhammad Muslihuddin dan Sultan lainya yang merintis dan memerintah, tentu bukan perkara yang mudah untuk mendirikan pusat pemerintahan seperti mendirikan pembangunan Keraton dan mendirikan fasilitas umum pemerintahan lainnya
“Oleh karena itu marilah kita doakan para Sultan dan para Pejabat yang telah berjasa membangun Kota Tenggarong bisa mendapatkan pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT” doa Chairil Anwar. (adv)

Bagikan:

Related posts