Disdik Kaltim Gelar Peduli Covid-19, Lakukan Gerakan Paket Sembako Untuk Warga Terdampak Corona

Caption: Sekprov Kaltim Ir H. Muhammad Sa’bani M.Sc dan Kepala Disdik Kaltim H. Anwar Sanusi, S.Pd, M.Pd, menyerahkan santunan peduli Covid-19, melalui gerakan peduli paket sembako diterima warga dan pelajar secara simbolis, Senin (3/5/2021).

SAMARINDA, Swarakaltim.com – Dalam rangka memperingati hari pendidikan nasional (Hardiknas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar Peduli Covid-19 gerakan paket sembako untuk warga terdampak corona, di halaman Kantor Disdik Kaltim, Senin (3/5/2021) pagi tadi.

Kegiatan ini di hadiri oleh Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim Ir. Muhammad Sa’bani M.Sc dan Kepala Disdik Kaltim H. Anwar Sanusi, S.Pd, M.Pd serta seluruh jajarannya.

Dalam sambutannya, Kadisdikbud Kaltim H. Anwar Sanusi, M.Pd menerangkan bahwa kegiatan ini setiap tahunnya di gelar, dan seharusnya dilaksanakan pada hari Minggu (2/5/2021) kemarin, namun karena bertepatan hari libur maka kegiatan dilaksanakan pada hari ini.

“Bantuan yang kami berikan ini, sekitar 200 paket sembako dan beberapa penerima lainnya juga mendapatkan bantuan berupa beras, uang tunai serta bahan pokok secara terpisah,” lanjutnya.

“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan keluarga anak-anak di tengah pandemi Covid-19 dan dalam pemberian bantuan ini dilakukan secara simbolis,” jelasnya.

“Untuk itu nanti berkenan Pak Sekda mewakili Gubernur memberikan secara simbolis kepada perwakilan anak SD, SMP, SMA, SMK, Pondok Pesantren,” ucapnya.

“Bahkan di lingkungan Disdikbud Kaltim juga tidak luput dari pemberian ini, seperti satpam, cleaning servis, dan Ibu Darma Wanita Disdikbud Kaltim,” paparnya.

“Dalam kegiatan ini merupakan hasil dari sumbangan seluruh jajaran Disdikbud Kaltim, bahkan ada beberapa pihak sekolah turut menyumbangkan santunan ini dan bagian bentuk kepedulian terhadap sesama,” ungkapnya.

Dalam kesempatan ini, Anwar Sanusi meminta kepada pihak para guru agar dapat berinovasi dan berkritis dalam pembelajaran, sesuai program dari gubernur Kaltim.

“Hal ini karena kondisi di Kaltim belum bisa di lakukan Pertemuan Tatap Muka (PTM) dan hanya bisa di lakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang biasa kami sebut Distance Learning, hal ini sudah ada di dalam Surat Edaran Gubernur Kaltim,” tuturnya.

“Guna berjalannya kelancaran program belajar ini, pemprov Kaltim melalui Disdikbud Kaltim telah melaksanakan program pembagian1300 laptop,” ujarnya.

Di lain pihak Sekprov Kaltim H. Muhammad Sa’bani mengatakan bahwa atas nama pemerintah Kaltim mengapresiasi dan terima kasih atas kegiatan ini.

“Dalam kondisi ini di perlukan inovasi oleh para guru, dan orang tua harus memaklumi serta turut berkiprah dalam mendidik anaknya,” imbuhnya.

“Kita harus mengevaluasi dengan adanya penyebaran Covid-19 ini dan dalam pelaksanaan PTM pun di batasi serta mesti di dukung oleh perangkat nya, agar bisa mengakses dengan mudah, terangnya.

“Semua teknologi itu dimanfaati dengan baik serta dengan landasannya yang kuat, agar tidak menyalahgunakan teknologi yang ada,” tuturnya.

Oleh karena itu, Sa’bani menegaskan bahwa pendidikan perlu di benahi sedemikian rupa, terutama akhlaknya baik.

“Semangat belajar yang di utamakan dan di tanamkan pada anak nya terutama bidang agamanya di perkuat,” harapnya.

“Disdik Kaltim perlu adanya Formasi baru sehingga anak-anak senang belajar, dan saya menghimbau untuk tetap edukasi anak tentang hidup sehat, terutama pencegahan penularan Covid-19 ini dengan menerapkan 5 M,” pesannya.

Menyambut lebaran nanti, seluruh PNS Dan non PNS, Sa’bani menyebutkan bahwa para PNS tidak di perkenankan untuk ambil cuti, hal ini sesuai dengan kebijakan pusat yakni larangan mudik.

“Para PNS tidak boleh keluar adari provinsi Kaltim (daerah), dan open house saat menyambut lebaran juga tidak di perkenankan,” tukasnya. (Adv/AI)

Editor : Redaksi

Publisher : Alfian (SK)

Bagikan:

Related posts