Dalam Rangka HKN, 350 Peserta Hadir di Launching RKI Kaltim.

SAMARINDA-Swarakaltim.com, H.Dedy Kurniadi Ketua DPW PKS Kaltim secara resmi melaunching Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Kalimantan Timur (Kaltim) 9 Juli 2021 dan merupakan penyatuan RKI secara khusus dibawa Bidang perempuan dan ketahanan keluarga (BPKK) DPW PKS Kaltim.
RKI diharapkan keberadaan dapat memperkokoh ketahanan keluarga, tangguh buat dirinya, lingkungan, masyarakat bangsa dan negaranya. Melalui RKI ini Kader-kader PKS (Partai Keadilan Sejahtera) yang tangguh selalu berupaya hadir dalam mengokohkan partainya untuk berbuat kebaikan sebagaimana partai Rahmatan Lillalamin yang terdepan dalam melayani rakyat dan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia).
“Kehadiran RKI ini kiranya dapat memberikan manfaat yang lebih untuk ketahanan dan ketangguhan keluarga. PKS partai Rahmatan Lillalamin dan kader-kader nya di RKI- BPKK hadir dalam upaya memberikan bekal ketahanan keluarga lewat program-program nya,” ujarnya Dedy dan menambah terimakasih kepada DKP3A Provinsi Kaltim atas dukungannya.

Hadir dalam launching RKI Kepala Dinas (Kadis) Hj. Noryani Sorayalita, SE, MMT dari Dinas Kependudukan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Provinsi Kaltim. Ketua RKI dan BPKK Provinsi Kaltim Hj. Fitri Maisyaroh, S.T, Ustdz Baroroh selaku MC dan Eva Susanti selaku moderator di acara launching RKI lewat webiner yang diikuti oleh 350 peserta.

Ketua DPW PKS Kaltim H.Dedy Kurniadi saat webiner RKI Kaltim (9/7/21)

Kemudian Hj. Noryani Sorayalita menyampaikan ketahanan keluarga dalam pandemik. Perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga di dasarkan pada undang-undang nomor 52 tahun 2009. Dimana keluarga di dalam pembangunan memiliki porsi dan kontribusi penting. Banyak hal yang disampaikannya terkait tujuan berkeluarga dan keluarga berkualitas. Ada 5 hal ketahanan keluarga meliputi landasan perkawinan, ketahanan fisik, ekonomi, sosial budaya dan ketahanan sosial psikologi. Ketahanan keluarga diperlukan karena banyak masalah sosial, diantaranya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), trafficking, pornografi, pornoaksi, infeksi penyakit menular, HIV/AIDS, Narkobanya, kriminalitas dan lainnya. ” Akibat inilah bisa runtuhnya pondasi ketahanan keluarga,” Noryani.

Dalam kesempatan yang sama Hj. Fitri Maisyaroh Ketua RKI dan BPKK Kaltim PKS dalam sambutannya mengatakan webiner ketahanan keluarga ini dalam rangka HKN (Hari Keluarga Nasional) yang kita peringati 29 Juni 2021 lalu. Sekalian melaunching RKI kembali menjadi satu bagian dengan BPKK, walaupun diakui kegiatan RKI sudah sangat banyak yang dilakukan.

“RKI itu persembahan untuk keluarga-keluarga Indonesia. Program RKI itu mulai memberikan pembekalan pranikah, RKI parenting, RKI club Ayah, RKI Peduli dan lainnya. Ini semua diberikan dalam upaya RKI dalam memperkuat ketahanan keluarga. Semoga setelah launching program RKI ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat seluas-luasnya,” katanya.

Fitri Maisyaroh yang juga anggota DPRD Provinsi Kaltim menyampaikan bahwa setelah launching RKI di Kaltim dalam waktu dekat pihaknya akan melaunching RKI di Kabupaten dan kota hingga ke Kecamatan di Provinsi Kaltim. Pihaknya juga sangat mendorong dan berupaya jika suatu wilayah memungkinkan RKI bisa berada di setiap RT.
” Ini semua perlu kerjasama serta bantuan pemerintah dan ada sinergitas sampai ke OPD sehingga masyarakat benar-benar dapat merasakan manfaat keberadaan RKI untuk masyarakat Kaltim dan NKRI,” paparnya dan di launching perdana RKI Fitri Maisyaroh sebagai narasumber memberikan materi ketahanan keluarga. (SIS).

Bagikan:

Related posts