Wabup Berau Resmi Jadi Ketua DPW PPP Kaltim

Caption: Wakil Bupati Berau Gamalis, yang juga merupakan ketua DPW PPP Kaltim

TANJUNG REDEB, Swarakaltim.com – Ditengah pandemi virus corona atau Covid-19, yang semakin parah saat ini, Wakil Bupati Kabupaten Berau, Gamalis dipercayakan memangku amanah menjadi Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Kalimantan Timur periode 2021-2026.

Pelantikan itu berlansung secara virtual, bersama 11 DPW PPP kabupaten/kota lainnya, oleh Wakil Ketua DPP PPP Zainut Tauhid Sa’adi, Jumat (9/7/2021).

Usai pelantikan itu, Gamalis menggelar jumpa Pers di rumah dinas jabatannya, Jl Ramania Kecamata Tanjung Redeb. Pada kesempatan itu, ia mengatakan, dibawah kepemimpinannya DPW PPP Kaltim akan ada sedikit perubahan khususnya kepengurusan.

“Jadi dalam periode baru ini, DPW PPP Kaltim akan memiliki pola struktur kepengurusan berbeda dengan yang lama,” ungkap Ketua DPW PPP Kaltim tersebut.

Menurutnya, perubahan gaya berpolitik PPP sangat perlu dilakukan, karena selama ini selalu identik PPP adalah partai orang tua. Oleh karena itu, kedepannya ia ingin merangkul kaum milenial. Seiring dengan adanya perubahan PPP bakal memiliki lambang dan logo yang berbeda.

“Perubahan yang ada merupakan salah satu proses perjalanan PPP untuk meningkatkan suara. Dan mengapa kami juga akan merangkul kaum muda dan influencer untuk bisa menjadi bagian dari barisan muda PPP agar kedepan partai ini bisa dipercaya kaum milenial untuk bersuara dalam membangun Kaltim,” ujar Gamalis.

Khusus terkait lambang PPP, lanjut Gamalis, tetap berbentuk Ka’bah logonya, namun ada bendera merah putih dalam bentuk helaian sorban, yang menandakan bahwa ingin terlihat beda dari PPP terdahulu, tanpa meninggalkan basis utama.

“Basis utama kami ya seperti orang tua, pesantren, majelis taklim. Kini kami lebarkan basis kami ke kalangan anak muda. Sekaligus memberi pelajaran politik kepada yang muda-muda sebagai regenerasi perwakilan suara masyarakat,” papar orang nomor dua di Bumi Batiwakkal itu.

Saat ini lanjut beliau, ada tiga kelompok kepengurusan yang dijalankan DPW PPP Kaltim yakni, kelompok kepengurusan Organisasi Kaderisasi Keanggotaan (OKK), kelompok kepengurusan pembidangan dan kelompok kepengurusan elektoral yang fokus pada pemenangan daerah pemilihan.

Bersamaan dengan pelantikan itu, Surat Keputusan (SK) kepengurusan telah disetujui, dan akan segera terbit dalam waktu atau tiga bulan kedepan, yang nantinya akan ditindaklanjuti dengan Musyawarah cabang (Muscab) PPP di kabupaten/kota se-Kaltim.

“Usai Muscab, saya berharap tiga bulan kedepan lagi, cabang-cabang ini dapat melaksanakan musyawarah anak cabang sampai dengan tingkat bawah. Targetnya, hingga 2022 nanti kepengurusan baru akan segera rampung sampai tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC),” imbuh bapak dari 4 anak tersebut.

Selain fokus pada pembaharuan struktur kepengurusan sampai tingkat bawah. Gamalis juga mendapatkan tugas yang diberikan oleh DPP untuk meningkatkan lumbung perolehan suara pada Pemilu serentak tahun 2024 mendatang.

Utamanya, mengembalikan satu kursi PPP di DPR RI yang tahun 2019 gagal diraih. Katanya ketika target itu tercapai, maka akan berdampak ke tingkat kalangan pengurus tingkat bawah. Sehingga legislatif 2024 mendatang, perolehan kursi di DPRD Kaltim dapat bertambah dari yang sekarang.

“Kami dari PPP berupaya bisa masuk dalam unsur pimpinan. Tidak menutup kemungkinan jika hasil Pileg 2024 memperoleh 7-8 kursi akan mampu mengusung kader sendiri, untuk maju dalam bursa pemilihan Gubernur Kaltim,” tutur Gamalis.


Oleh karena itu, ia tetap konsentrasi pada pemenangan Pileg 2024. Setelah itu, akan fokus pada Pilkada. Sebab, hasil Pileg akan menentukan arah PPP pada bursa pemilihan Gubernur Kaltim yang akan datang.

“Makanya dari sekarang kami terus memantau para kader tokoh-tokoh Kaltim yang mumpuni, yang bisa berkoordinasi dengan kabupaten atau kota. Sebagai pengurus wilayah, kami akan menjalankan amanat untuk memilih calon Gubernur yang benar-benar bisa membawa Kaltim kearah yang lebih baik dari sekarang,” kata Gamalis.

Akan tetapi semua itu bertahap. “Saya menyadari bukan hal mudah namun dengan tetap semangat dan kerja keras pasti PPP bisa. Sekarang ini kami konsentrasi pada Pileg tahun 2024 mendatang dahulu guna mewujudkan target target kami baik tingkat provisi maupun didaerah daerah,” tukasnya. (nht)

Editor : Alfian (SK)

Publisher : Rina

Bagikan:

Related posts