Rahmad Masud, Bantuan Sosial Kementerian Sosial di Balikpapan mencapai 50 Ribu KK

H.Rahmad Masud Walikota Balikpapan saat meninjau penyerahan Bansos Kementerian RI di Kelurahan Graha Indah Kecamatan Balikpapan Utara.

BALIKPAPAN, Swarakaltim.com – Pemerintah kota Balikpapan memastikan pendistribusian bantuan sosial dari Kementerian Sosial di 6 Kecamatan di Kota Balikpapan tepat sasaran. Meskipun diakui terdapat antrian tapi dapat diatasi dan sesuai protokol kesehatan. Demikian diungkapkan Walikota Balikpapan Rahmad Masud usai meninjau langsung pendistribusian Bansos dari Kementerian Sosial di Graha Indah Kecamatan Balikpapan Utara, Jumat (29/7/2021).

“Sebanyak 50 ribu Kepala Keluarga (KK) yang menerima bantuan dan akan diberikan hingga selesai. Apabila warga ingin mendaftar sebagai penerima bantuan, silahkan saja mendaftar dengan catatan harus memenuhi syarat terdampak dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) seperti para Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Pedagang Kaki Lima (PKL), korban PHK, Driver Mobil Bandara dan Porter Bandara,” kata Rahmad.

Rahmad menjelaskan, untuk penyaluran bantuan sosial Bansos baru sekitar 70 persen warga yang menerima dari 50 ribu kuota penerima yang disiapkan Pemkot Balikpapan. Untuk itu , bagi warga yang ingin mendaftar masih terbuka dan disesuaikan kuota.

Sementara itu, Camat Balikpapan Utara Fachrul Rozi mengatakan, saat ini pemberian bantuan di khususkan bagi warga di Kelurahan Muara Rapak, Gunung Samarinda Baru sementara untuk kelurahan lainnya masih dilakukan penjadwalan kembali.

“Untuk warga Balikpapan Utara yang menerima bantuan dari Kementerian Sosial mencapai 2.960 penerima bantuan, sedangkan warga kelurahan Muara Rapak mencapai 514 penerima bantuan,” ungkapnya.

Fahrul menjelaskan, pembagian bansos khusus Muara Rapak dan Gunung Samarinda Baru hanya dilakukan sehari saja, sementara kelurahan lainnya belum dilakukan penjadwalan. Untuk bantuan sosial kali ini merupakan bantuan dari Kementerian Sosial sedangkan bantuan dari Pemerintah kota belum dilakukan.

“Bantuan sosial dari kementerian ini diberikan sesuai protokol kesehatan, warga diundang secara bertahap dan wajib menggunakan masker. Warga yang masuk ke dalam gedung di siapkan tempat duduk dengan jarak yang telah di siapkan panitia,” tegasnya.(SIS)

Bagikan:

Related posts