Gunakan Drone, APDI Mapping Wilayah Longsor Samarinda

SAMARINDA, Swarakaltim.com – Wujud kepedulian terhadap kota Samarinda, Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI)  Regional Kaltim, Selasa (24/08/2021) melakukan mapping dan dokumentasi menggunakan drone pada wilayah terdampak bencana longsor di kota Samarinda.  

Pada misi kepedulian itu, APDI Regional Kaltim menurunkan personel Dr Ismail Fahmy Almadi, Rudiyono, S.Sos, M.Si, Yohanes Budi Sulistioadi, Ph.D, Muhammad Anang,S.Hut, Adi Putra Anggara, S.St,M.Pd, Nanda Fitriyan Pratama Putra, S.I.Kom.

Menurut ketua APDI Regional Kaltim Ismail Fahmy Almadi bencana longsor terjadi di dua lokasi yang berbeda yaitu di kawasan perkuburan muslimin di Jalan Damanhuri dan Gang Mesjid Jalan Gerilya Kecamatan Kelurahan Sungai Pinang Dalam Kecamatan Sungai Pinang.    

“Kegiatan ini bentuk pengabdian APDI terhadap negara dalam rangka membantu memberikan data-data penting untuk digunakan sebagai dasar kebijakan dalam penanganan bencana secara cepat, tepat dan efisien khususnya dalam penanganan bencana longsor yang telah terjadi di wilayah Kota Samarinda,” ucap Fahmy.

Ia mengatakan APDI yang memiliki anggota sebanyak 34.811 tersebar di seluruh Indonesia sehingga potensinya besar untuk memberikan kontribusinya kepada negara.

APDI yang berkantor pusat di Jakarta saat ini dipimpin Dr Marwan Akbar dN telah terbentuk kepengurusan regional di 11 propinsi di Indonesia termasuk Kaltim, selanjutnya terus berupaya membentuk regional di 34 propinsi di Indonesia.

APDI sebagai mitra strategis pemerintah selalu ikut mendukung dalam pemanfaatan drone untuk semua sektor pembangunan di Indonesia melalui misinya terbang aman, bertanggung jawab dan bermartabat.(dho)

Bagikan:

Related posts