Lurah SPD dan Karang Taruna Pinang Jaya Ciptakan Aplikasi PIDI

Hj Siti Hasanah, Aplikasi PIDI Sejalan Visi dan Misi Wali Kota Samarinda

SAMARINDA, Swarakaltim.com – Karang Taruna Pinang Jaya Kelurahan Sungai Pinang Dalam (SPD) Kecamatan Sungai Pinang menggelar acara launching Aplikasi Pinang Digital (PIDI) di tempat kegiatan Pasar Modern jalan Sentosa RT 30 di samping Gang 3 tepat berada depan Pom bensin, Minggu (19/9/2021) tadi malam.

Kegiatan launching aplikasi PIDI ini di resmikan oleh Camat Sungai Hj. Siti Hasanah didampingi Sekretaris Kecamatan Didi Zulyani dan di hadiri oleh Lurah SPD Hadriansyah, Ketua TP PKK Kelurahan SPD Irma Herfiani, Babinsa Kelurahan SPD Gusti Putu Amerta, Ketua LPM SPD Slamet Purnomo, Ketua Forum RT Kelurahan SPD Titus Sidete, Ketua Fkpm Kelurahan SPD Ipung, Ketua IPSM Kelurahan SPD Suwardi serta Ketua Karang Taruna Pinang Jaya Masronaliansyah.

Saat di paparkan oleh Ketua Panitia Pelaksana Kayadi Djafar Mangun menerangkan bahwa dengan aplikasi PIDI ini, bisa membantu perkembangan perekonomian dan sejalan dengan program kementerian ekonomi kreatif Sandiaga Uno.

“Kita ciptakan aplikasi PIDI ini bertujuan meningkatkan taraf perekonomian masyarakat, dimana nantinya tiap RT bisa menumbuhkan usaha baru minimal 2 orang dengan usaha yang berbeda,” lanjutnya.

“Setelah itu didaftarkan ke aplikasi PIDI ini untuk memasarkan produk para pelaku usaha kecil, agar masyarakat bisa mengetahui produk apa saja yang mereka jual,” terangnya.

Dalam sambutannya, Camat Sungai Pinang Hj. Hasanah mengapresiasikan buah karya dari Karang Taruna Pinang Jaya serta Lurah SPD telah berinovasi dan kreatif dalam menjalankan program pemulihan ekonomi masyarakat khususnya di lingkungan Kelurahan SPD.

“Program kerja Aplikasi PIDI ini sejalan dengan visi misi Wali Kota Samarinda yaitu dapat menumbuhkan pengusaha baru di setiap RT, minimal akan ada dua usaha baru yang muncul setiap tahunnya,” ucapnya.

“Jadi target Wali Kota selama lima tahun itu ada 10 ribu pengusaha yang muncul, dengan harapan usaha baru ini bisa merekrut tenaga kerja, sehingga dapat mengurangi pengangguran yang bertujuan mensejahterakan masyarakat,” jelasnya.

“Saya sangat mendukung kegiatan seperti ini, semoga perekonomian bisa terus maju dan berkembang, namun kebersihan lingkungan perlu di jaga serta protokol kesehatan (Prokes) juga di perioritaskan guna mencegah adanya cluster baru yang dapat mengakibatkan melonjaknya angka yang terdampak wabah Covid-19 ini,” tuturnya.

“Diperhatikan juga tata letak pedagang kecil agar terlihat indah, nyaman dan aman serta semoga bisa menjadi percontohan dan icon Kota Samarinda,” harapnya.

Di tempat terpisah Lurah SPD Hadriansyah menceritakan, berawal dari diskusi kecil dengan pengurus inti Karang Taruna Pinang Jaya membahas program pemulihan ekonomi berbasis digital, sehingga atas kesepakatan pasar malam moder berjalan dengan mengikuti Prokes serta di dukung adanya aplikasi PIDI agar tidak menimbulkan lonjakan wabah Covid-19.

“Kegiatan ini yang kedua kalinya, dan perbedaan dari kegiatan pertama adanya tambahan aplikasi PIDI, sehingga masyarakat mudah berbelanja dan bagi warga yang tidak bekerja bisa ikut serta dalam kegiatan ini sebagai kurir,” tambahnya.

“Hadirnya aplikasi PIDI ini merupakan gebrakan baru di wilayah Karang Taruna Kelurahan SPD, tentunya dengan harapan bisa berjalan dan bermanfaat untuk masyarakat bidang ekonomi,” tuturnya.

“Kedepannya kita akan mengevaluasi untuk meningkatkan program kerja Aplikasi PIDI ini, dan saya berharap kegiatan Karang Taruna Pinang Jaya saat ini bisa menjadi motivasi generasi muda di tingkat RT khususnya di lingkungan Kelurahan SPD,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Forum RT Kelurahan SPD Titus Sidete menambahkan akan menyebarkan ke 114 RT di Kelurahan SPD terkait hadirnya manfaat dari program aplikasi PIDI ini.

“Hadirnya aplikasi PIDI ini sangat membantu para pedagang kecil, dan merupakan langkah bijak di masa pandemi saat ini,” imbuhnya.

“Semoga Pemuda dan Pemudi yang tergabung dalam Karang Taruna Pinang Jaya bisa menciptakan inovasi baru yang bermanfaat bagi warga sekitar,” pesannya.

Di tempat terpisah, melalui pesan WhatsApp Tokoh Masyarakat dan juga penggiat UMKM H. Suriansyah (Sasa) menyampaikan permintaan maaf karena tidak bisa hadir dalam acara Launching Aplikasi PIDI, karena ada kegiatan yang tidak bisa di tinggalkan, namun berpesan untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat Samarinda khususnya di wilayah Kelurahan Sungai Pinang Dalam guna turut mendukung program pemerintah Kelurahan SPD ini.

“Mari kita dukung gerakan pemulihan ekonomi masyarakat di masa pandemi dengan melalui aplikasi PIDI di bidang ekonomi guna memacu aktivitas sektor UMKM sebagai lokomotif pemulihan ekonomi nasional,” ajaknya.

“Dan kepada pedagang kecil jangan lupa bersyukur, tidak putus asa, cari inovasi yang kreatif dalam berdagang, serta jangan lupa meminta doa restu dari orang tua,” tukasnya.

Masyarakat yang ingin menggunakan aplikasi ini dapat mendownload melalui https://pinangdigital.jualan.me/download sedangkan yang tidak ingin mengunduh bisa mengakses Pidi melalui website https://pinangdigital.jualan.me. (AI)

Editor : Redaksi

Publisher : Rina

Bagikan:

Related posts