PPKM Balikpapan Turun Level 3,Masyarakat di Minta Tetap Prokes Ketat

BALIKPAPAN, Swarakaltim.com – Wali Kota Balikpapan Rahmad Masud mengapresiasi masyarakat Balikpapan yang mengikuti aturan pemerintah dengan tetap menjaga protokol kesehatan secara ketat. Karena, penurunan PPKM dari level 4 ke level 3 ini, berkat dukungan masyarakat Balikpapan yang ikut andil membantu pemerintah kota.

“Meskipun kota Balikpapan turun PPKM level dari 4 ke level 3, namun masyarakat diminta untuk tidak eforia,sehingga diminta untuk tetap menjalankan protokol kesehatan sesuai aturan pemerintah kota Balikpapan,” kata Rahmad.Senin (20/9/2021).

Rahmad mengaku, PPKM level 3 di Balikpapan tentunya tidak ada langsung melongarkan kegiatan masyarakat.Karena berdasarkan intruksi Presiden Joo Widodo, seluruh aturan dari pemerintah kota di longgarkan secara bertahap.Hal ini bertujuan,agar resiko munculnya informasi varian jenis MU tidak terjadi di Indonesia khususnya Balikpapan.

“Selama PPKM Level 3 untuk moll awalnya tutup jam 20.00 wita, namun level 3 ini tutup pukul 21.00 wita, sedangkan untuk café dan warung akan dilonggarkan juga, namun dengan aturan ketentuan prokes di perketat,” tutupnya.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kota Balikpapan terus berupaya melakukan upaya pencegahan masuknya virus baru MU ke kota Balikpapan.

“Kami masih terus mengambil beberapa sample dari warga yang terpapar Covid 19 yang akan dikirim ke Puslitbankes,” kata
Kepala DKK Balikpapan Andi Sri Juliarty.

Andi biasa disapa Dio mengaku, setiap pengambilan sample Covid 19 akan terlihat apakah terdapat virus baru seperti varian delta atau varian MU. Namun demikian, langkah antisipasi DKK Balikpapan terhadap masuknya virus varian MU, dengan meningkatkan 5 M dan 3 T dan terus melaksanakan vaksinasi.

“Jalur masuk internasional lebih diperketat, dikarenakan apabila virus MU masuk ke Balikpapan,maka penangananya akan sangat sulit. Adapun virus MU memiliki ciri ciri gejalan demam tinggi,mual dan nyeri tulang,” tegasnya.(SIS)

Bagikan:

Related posts