Agar Program CSR Tepat Sasaran, Pemkab dan DPRD Mahulu Tegaskan Perusahan Diwilayah Ini

Caption: Bupati dan Wakil Bupati, Ketua DPRD dan Sekda Mahulu memimpin rapat evaluasi forum CSR yang dihadiri perwakilan perusahan diwilayah ini, Jumat (10/6/2022).

MAHAKAM ULU, Swarakaltim.com – Bupati Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh, Wakil Bupati Mahulu Yohanes Avun, didampingi Ketua DPRD Mahulu, Novita Bulan, dan Sekda Mahulu Stephanus Madang, memimpin rapat evaluasi Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan terkait laporan Corporate Social Responsibilty (CSR).

Rapat evaluasi forum CSR tersebut digelar dalam rangka meningkatkan PAD untuk daerah untuk masyarakat di wilayah Bumi Urip Keriman ini. Rapat evaluasi ini berlangsung alot, dihadiri sejumlah perwakilan pimpinan perusahaan perkebunan kelapa sawit dan perusahan perkayuan, serta perusahaan lainnya, di ruang rapat Bappelitbangda, Jumat (10/6/2022).

Untuk itu Pemkab dan DPRD Mahulu mengajak, kerjasamanya seluruh perusahaan yang ada, sedikitnya 22 perusahaan yang beroperasi diwilayah ini, untuk menyinkronkan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) bersama pemerintah.

“Diharapkan kedepannya penyaluran CSR perusahaan di Mahulu jangan lagi sekedar kedermawanan yang tidak sinkron dengan tujuan pembangunan berkelanjutan, tegas Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh dalam rapat evaluasi CSR tersebut.

Bupati dua periode ini menegaskan, Pemerintah ingin kehadiran perusahaan mendukung pembangunan berkelanjutan. Tidak hanya semata memberikan program yang sifatnya kedermawanan saja.

“Rapat evaluasi ini bukan untuk menghakimi perusahaan. Akan tetapi, saling berkoordinasi dan sinkronisasi program agar tepat sasaran. Banyak yang bisa dikembangkan dalam rapat di forum ini,” tegas Bupati.

Senada dikatakan Wabup Mahulu Yohanes Avun menegaskan, masih banyak program tanggung jawab sosial perusahaan yang tidak terkoordinasi dengan baik. Kata dia, agar lebih efektif, disarankan perusahaan menyampaikan rencana program CSR tahun 2023-2024 mendatang ke dalam dokumen rencana aksi bersama.

“Dokumen ini nantinya disusun bersama pemerintah kampung, kecamatan dan Pemkab Mahulu, serta DPRD Mahulu di dalam rapat pleno berikutnya yang akan dihadiri seluruh pejabat perusahaan yang telah diundang,” tukasnya.

Sementara Ketua DPRD Mahulu Novita Bulan menegaskan, karena rapat hanya dihadiri sekitar 5 perwakilan dari 22 perusahan yang diundang. Maka rapat selanjutnya bisa hadir semua. Sebab, perusahaan yang beroperasi di wilayah ini bisa komitmen memajukan masyarakat diwilayah operasionalnya masing masing.

“Kita ingatkan kembali agar dalam rapat selanjutnya, semua perusahaan yang diundang bisa hadir. Atau minimal diwakil pejabat perusahaan pengambil keputusan. Tujuannya agar rapat lebih efektif dan terjalin kerjasama yang baik dalam membangun wilayah untuk masyarakat di perkampungan,” tandas Bulan.  

Diketahui dalam rapat evaluasi forum CSR tersebut, peserta rapat dari pihak perwakilan perusahan yang hadir, diberi kesempatan untuk memberikan pemaparan terkait kritik dan saran dari pejabat pemerintah dan DPRD Mahulu.

Penulis : Alfian

Editor   : Redaksi

Publisher : Rina

Loading