Jenazah Korban Perahu Karam di Long Melaham Ditemukan

Wakapolsek: Besok Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian Jenazah Adik Korban

MAHAKAM ULU, Swarakaltim.com – Tim SAR gabungan Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) berhasil menemukan satu jenazah anak perempuan berusia 8 tahun, (Advessia Nadalia Hanyaq, yang tenggelam di kawasan perairan sungai mahakam di seberang Kampung Long Melaham, Kecamatan Long Bagun, Senin (20/6/2022).

Jasad korban ditemukan tak jauh dari perahu ces/ketinting yang dikemudikan ayahnya sendiri dalam peristiwa nahas itu pada Minggu (19/6/2022) malam. Sedangkan jasad adiknya (Frankie Ibu Hang) yang masih berusia 4 tahun belum ditemukan.

“Korban pertama kali ditemukan sekira pukul 15.30 Wita sore hari ini tadi. Penemuan jenazah korban saat tim gabungan melakan penyelaman disekitar bodi perahu ketinting yang karam tersebut,” jelas Wakapolsek Long Bagun, Iptu Aananwari, kepada Swarakaltim.com, dirumah duka RT 01 Kampung Long Melaham.

Ia mejelaskan, saat korban pertama ditemukan, jenazahnya langsung dibungkus dengan kantong jenazah dan dievakuasi kerumah duka. Namun sesuai permintaan keluarga korban, maka jenazah dilakukan visum dan diberi formalin oleh petugas rumah sakit GSM Mahulu.

“Dalam pencarian itu, jasad korban kedua yakni (adiknya) belum berhasil ditemukan oleh petugas gabungan. Besok pagi akan kita lanjutkan kembali melakukan pencarian dengan menyisir perairan sungai Mahakam diwilayah itu,” tuturnya.

Dalam pencarian korban tenggelam tersebut, Tim SAR gabungan bersama masyarakat setempat, bahu membahu mencari kedua jenazah korban. Ada yang hilir mudik menyusuri sungai Mahakam. Dan ada pula yang melakukan pencarian dengan cara adat tradisional di lokasi kejadian.  

Untuk diketahui dalam kronologis peristiwa nahas tersebut, kedua korban kakak beradik, ikut ayahnya (Hang) yang hendak pergi keladang dengan menggunakan perahu ketinting. Pada saat itu kondisi arus sungai mahakam terpantau deras setelah turunnya hujan.

Saat kejadian itu mesin ketinting yang dikemudikan Hang, tiba tiba macet dan hanyut menabrak pohon kayu di penggirian sungai Mahakam. Sehingga perahu terbalik. Saat itu ayahnya sempat memeluk kedua korban untuk menyelamat. Namun kondisi arus air sangat deras, sehingga keduanya hanyut terbawa arus dan tenggelam.

Penulis : Rahmad/Vino

Editor   : Alfian

Publisher : Rina

Bagikan:

Related posts