Pemkab Gelar Rembuk Stanting, PT. PAMA Turut Berpartisipasi

Foto bersama penyerahan piagam penghargaan kepada PT. PAMA yang telah berpartisipasi terhadap pencegahan dan penanganan stunting di lingkar tambang sejak tahun 2022.

TANJUNG REDEB, Swarakaltim.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menggelar rembuk stunting guna mempertahankan ketahanan pangan dan peningkatan gizi di Bumi Batiwakkal. Saat ini ada 10 kelurahan atau kampung ditetapkan menjadi perhatian Lokus Stunting. Bahkan, PT PAMA turut berpartisipasi dalam lingkar tambang.

Acara tersebut yang diselenggarakan di Balai Mufakat, Jalan Cendana ll, Kelurahan Gayam, Rabu (22/6/2022) ini, turut dihadiri Wakil Bupati Berau Gamalis, Ketua TP PKK Kab. Berau Sri Aslinda Sulaiman, Kepala Baplitbang Nanang Bakran, Kepala DPPKBP3A Rabiatul Islamiah, Kepala DPMK Tentram Rahayu, Kepala Dinsos Iswahyudi, Management PT. PAMA Setia Agung Laksono, seluruh Lurah di Kecamatan Tanjung Redeb, dan beberapa kepala kampung, serta lainnya.

Wakil Bupati Berau Gamalis menyampaikan, salah satu persoalan yang terkait dengan penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas adalah masih tingginya prevalensi stunting di Indonesia. Sebagaimana yang dilaporkan oleh Global Nutrition Report 2016, di mana Indonesia berada pada peringkat 108 dari 132 negara. Dan untuk kawasan Asia Tenggara, Indonesia menempati posisi kedua setelah Kamboja. Oleh karena itu, Pemerintah pusat (Pempus) dan Pemerintah daerah (Pemda) memiliki komitmen yang kuat untuk mencegah dan menanggulangi stunting.

Sejauh ini berbagai langkah telah dilakukan, bahkan program percepatan penurunan stunting telah ditetapkan sebagai program prioritas di tataran Pempus dan Pemkab sebagai wujud implementasi dari Peraturan Presiden (Perpres) nomor 72 Tahun 2021 Tentang Percepatan Penurunan Stunting guna mencapai target tujuan pembangunan berkelanjutan pada tahun 2030 melalui lima pilar, antara lain, komitmen dan visi kepemimpinan nasional dan daerah, komunikasi perubahan perilaku dan pemberdayaan masyarakat, konvergensi intervensi spesifik dan sensitif di pusat dan daerah, ketahanan pangan dan gizi, serta penguatan dan pengembangan sistem, data, informasi, riset, dan inovasi.

“Pemkab Berau sendiri juga berkomitmen tinggi untuk menurunkan stunting dengan ditetapkannya Keputusan Bupati Berau nomor 119 Tahun 2022 Tentang Pembentukan Tim Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Kabupaten dan Penetapan Kelurahan/Kampung Lokus Stunting pada tahun 2022 ini,” kata Gamalis dihadapan semua peserta undangan. Adapun 10 lokasi tersebut, yaitu Kampung Tanjung Batu, Kampung Labanan Jaya, Kelurahan Gunung Tabur, Kampung Maluang, Kelurahan Sambaliung, Kampung Kasai, Kampung Suaran, Kampung Sukan Tengah, Keluurahan Karang Ambun, dan Kampung Tumbit Dayak.

Sebagaimana misi Pemkab Berau, yaitu meningkatkan kualitas SDM yang cerdas, sejahtera, dan berbudi luhur. Yang mana, aspek kesejahteraan ini sangat selaras dengan pemenuhan derajat kesehatan. “Kita perlu memastikan kualitas kesehatan anak-anak kita sebagai generasi penerus yang kelak memegang tonggak kepemimpinan dan membawa kemajuan bagi daerah ini. Dan untuk itu, saya mendorong peran aktif dari berbagai pihak agar bersinergi dan bergerak bersama-sama dalam upaya mencegah dan menurunkan persoalan stunting ini,” tutup Gamalis diakhiri penandatanganan PT. PAMA sebagai PIC Lokus Lingkar Tambang dalam Pencegahan dan Penanganan Stunting Kabupaten Berau bersama Wakil Bupati Berau ini. (Nht/Fdl)

Bagikan:

Related posts