Dukung Kaltim Cerdas, Ketua PKK Desa Prangat Bikin Perpustakaan

PRANGAT, Swarakaltim.com – Upaya meningkatkan minat baca masyarakat sesuai dengan pesan dan visi misi Gubernur Isran Noor dan Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi, Kaltim Cerdas dan Budayakan Gemar Membaca dan Tertib Arsip, Ketua PKK Desa Prangat Selatan Kecamatan Marangkayu, Kukar Nur Aeni berinisiatif mendirikan perpustakaan di Desanya.

Perpustakaan Desa Prangat Selatan yang tepatnya terletak di RT 13 Dusun 1 Desa Prangat Selatan Kabupaten Kukar merupakan trans Kaltim di kilometer 70 Ibu kota Samarinda, berjarak sekitar 300 meter dari Pos Polisi arah Sangatta.

Menurut Ketua TP PKK Desa Prangat Selatan, Kecamatan Marangkayu Kukar Nur Aeni, desanya sudah memiliki perpustakaan dengan memanfaatkan sebuah ruangan, namun koleksi buku masih sangat minim sedangkan warganya antusias berkunjung dan membaca buku

“Kami mendukung pesan dan visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim dalam membudayakan gemar membaca dan  Kaltim cerdas. Oleh karena itu saya berinisiatif dirikan perpustakaan kecil untuk dibaca masyarakat umum,” kata Nur Aeni yang merupakan istri Sarkono Kepala Desa Prangat Selatan saat ditemui wartawan beberapa waktu lalu.

Dikatakan Nur Aeni sejak perpustakaan mini desa didirikan satu tahun lalu, diisi berbagai jenis dan judul buku bantuan dari berbagai pihak dan buku pribadinya yang sebelumnya tersimpan dirumahnya.

Namun demikian, lanjut Nuraeni yang akrab disapa bu Elling meski bukunya masih minim tapi pembacanya cukup lumayan.

“Buku kami masih minim, tapi pembacanya lumayan, mulai dari anak sekolah sampai petani. Banyak yang cari buku belajar bertani dan budidaya ternak dan ikan,” lanjut Eling wanita yang suka menggunakan hijab warna hitam.

Nur Aeni yang juga pemilik warung Elling KM 70 ini, mengatakan ingin menambah koleksi buku agar bisa membantu warganya yang butuh buku – buku belajar bertani dan anak-anak sekolah yang mencari referensi belajar, namun belum tau mau cari kemana dan kepada siapa.

Karena menurutnya kalau buku yang ada sekarang ini selain jumlahnya sedikit tidak sampai seratus koleksi buku, judulnya juga belum banyak, sedangkan buku yang banyak dicari itu seperti pertanian, cara menanam sayuran berbagai jenis  cara budidaya ikan, beternak hingga ke anak sekolah mencari buku referensi pendidikan.

“Mudah-mudahan juga ya pak Gubernur Isran dan pak Wagub Hadi Mulyadi ataukah pak Kadis Perpustakaan Kaltim bisa membantu kami menambah buku pertanian, buku budidaya ikan dan pendidikan, karena memang paling banyak dicari,” katanya.(adv/liku/dho)

Loading