Foto Anggota Komisi III DPRD Berau Suriadi Marzuki

TANJUNG REDEB, swarakaltim.com – Kecamatan Biduk Biduk beberapa tahun terakhir gaungnya memuncak karena sektor pariwisatanya yang luar biasa. Bahkan menjadi salah satu tujuan wisata unggulan di Kabupaten Berau yakni objek wisata Labuan Cermin dan Pulau Kaniungan. Padahal selain pariwisata, kecamatan terakhir di pesisir ini dahulunya merupakan salah satu sektor perikanan andalan Bumi Batiwakkal.
Namun sangat disayangkan potensi itu tenggelam, bahkan ditahun 2022 lalu nelayan di Biduk Biduk dianggap sudah mandiri sehingga tidak ada program diturunkan untuk pembinaan bagi para nelayan. “Kami sangat menyayangkan kalau sampai sektor perikanan di Biduk Biduk benar benar tenggelam. Salah satu penyebab ternyata illegal fishing marak di kecamatan yang memiliki belasanobjek wisata unik dan indah indah tersebut,” kata Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau Suriadi Marzuki .
Padahal tambah beliau, warga Biduk Biduk mayoritas mengagntungkan hidupnya dengan melaut yakni berprovesi sebagai nelayan. Artinya, permasalahan dihadapi nelayan di Biduk Biduk sangat kompleks, disatu sisi program di sector perikanan memudar, disisi lain illegal fishing merajalela. “Hal ini akan menjadi masalah jika tidak diperhatikan, bahkan bisa menjadi konflik antar nelayan. Kondisi yang ada sudah direspon cepat Para pemerhati lingkungan. Tentu itu harus diapresiasi karena sudah mengetahui dan melaporkan hal ini. Tetapi menurut saya hal ini akan menjadi masalah serius apabila tidak segera diantisipasi,” papar Wakil Rakyat asal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) tersebut.
Tindakan tegas dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yakni Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlut) sangat diharapkan. “Saya harapkan permasalahan di hadapi para nelayan di Biduk Biduk mernjadi perhatian, sebelum manjadi konflik antar nelayan, sebab disatu sisi ada yang menangkap ikan dengan metode ramah lingkungan, dan yang lainnya malah menangkap dengan merusak. Alangkah lebih baik diredam permasalahan yang dihadapi para nelayan di Biduk Biduk secepatnya,” tutur Suriadi Marzuki yang juga merupakan Dewan dari Daerah Pemilihan (Dapil) kecematan pesisir itu. (Adv/nht/Asti)